ARTICLE AD BOX
Ilustrasi(magnifik)
Smartphone sekarang menjadi perangkat krusial nan digunakan nyaris setiap hari untuk beragam aktivitas, mulai dari komunikasi, pekerjaan, hingga hiburan. Tetapi, kebiasaan penggunaan nan kurang tepat dapat mempercepat kerusakan perangkat, terutama pada bagian baterai dan komponen internal.
Laporan dari WIRED dan Forbes Tech Council menyebut bahwa sejumlah kebiasaan pengguna tetap didasarkan pada mitos lama tentang langkah merawat smartphone. Padahal, teknologi ponsel terus berkembang sehingga langkah perawatannya juga perlu disesuaikan.
Berikut lima kesalahan umum nan dapat membikin HP lebih sigap rusak serta langkah menghindarinya.
1. Sering Mengisi Daya hingga 100 Persen
Usahakan menjaga daya baterai di kisaran 20-80 persen jika memungkinkan. Pengguna juga dapat mengaktifkan fitur seperti Optimized Battery Charging alias Adaptive Charging untuk membantu menjaga kesehatan baterai.
2. Membiarkan HP Dicas Semalaman
Membiarkan perangkat tetap berada dalam kondisi 100 persen selama waktu lama dapat mempercepat penuaan baterai. Maka dari itu, gunakan fitur pengisian daya adaptif agar baterai baru mencapai 100 persen mendekati waktu bangun.
Dengan diletakkan HP di permukaan nan keras dan memastikan mempunyai sirkulasi udara baik saat dicas. Hindari menutup ponsel dengan bantal, kasur, alias selimut ketika sedang mengisi daya.
3. Menggunakan Charger Tidak Resmi
Penggunaan charger murah tanpa standar keamanan dapat membahayakan perangkat. Menurut Forbes, aksesori berbobot rendah dapat menghasilkan aliran listrik nan tidak stabil sehingga berpotensi menyebabkan panas berlebih dan mempercepat kerusakan baterai.
Oleh lantaran itu, gunakan charger bawaan alias aksesori dari produsen terpercaya nan mempunyai sertifikasi keamanan.
4. Membiarkan HP Terlalu Panas
Hindari menggunakan aplikasi berat ketika HP sedang dicas dan jangan meninggalkan perangkat di tempat panas seperti dalam mobil nan terkena matahari.
5. Mengabaikan Pembaruan Sistem
Sebagian pengguna sering menunda pembaruan sistem operasi lantaran cemas menghabiskan penyimpanan. Padahal, pembaruan biasanya membawa perbaikan keamanan, peningkatan performa, dan optimasi penggunaan daya.
Maka, lakukan pembaruan sistem dan aplikasi secara rutin agar perangkat tetap bekerja secara optimal.
Selain menghindari lima kebiasaan tersebut, pengguna juga disarankan membersihkan perangkat secara berkala, menggunakan pelindung layar, serta menghapus aplikasi nan tidak diperlukan.
Dengan perawatan nan tepat, usia pakai smartphone dapat menjadi lebih panjang. Para mahir menilai bahwa kebiasaan mini dalam penggunaan sehari-hari mempunyai peran besar dalam menjaga performa perangkat dan mengurangi akibat kerusakan.
Sumber: Forbes, Wired








English (US) ·
Indonesian (ID) ·