ARTICLE AD BOX
Ilustrasi(MI/RIFALDI PUTRA)
FILM horor Perumahan Laddaland bersiap tayang di bioskop, diadaptasi dari movie Tailan dengan titel 'Ladda Land', movie jenis Indonesia bakal ditangani langsung oleh sutradara dan penulis movie seram kenamaan Indonesia ialah Awi Suryadi dan Lele Laila.
Dalam konvensi pers di Jakarta, Awi nan telah menggarap deretan movie seram box office seperti Danur hingga Pabrik Gula, mengatakan bahwa Perumahan Laddaland akan membawa penonton masuk ke dalam ruang nan memadukan kengerian dan emosional nan lebih dalam.
"Mungkin nan membedakan movie ini dibanding film-film seram saya lainnya adalah ini movie seram saya paling sedih (cerita). Saya juga baru aja preview lagi musik buat ending film, terus pas nonton segmen ending nan sebenarnya saya sudah nonton berkali-kali, saya nyaris nangis, lantaran memang adegannya sedih banget," ucap Awi, Senin (13/7).
Hadir dengan aliran drama - horor, Awi menuturkan jika seram dalam movie Perumahan Laddaland bukan hanya soal penampakan ataupun jumpscare, melainkan lebih dalam ialah tentang perjalanan family nan penuh tantangan, Sutradara berumur 48 tahun itu mengatakan jika kekuatan utama movie ini terletak pada dramanya.
"Penonton bakal diajak mengikuti perjalanan family ini, di mana tokoh utama berupaya lari dari bayang-bayang mertuanya, nan bagi dia jauh lebih seram dibanding segala hantu," ujar Awi.
Menghadirkan Horor Realistis
Sementara itu dari sisi naskah, Lele Laila nan telah menggarap banyak movie seram seperti Danur hingga Badarawuhi, mengatakan bahwa movie ini lebih menghadirkan cerita seram nan realistis.
Diterangkannya, jika banyak seram Indonesia nan mengangkat unsur-unsur seperti santet alias pesugihan, movie ini tidak demikian. Dalam movie Perumahan Laddaland Lele mau mengembalikan rasa takut pada tempat nan paling dekat dengan manusia, ialah rumah dan lingkungan perumahan.
"Keputusan (tidak mengambil unsur santet/pesugihan) itu diambil lantaran memang tidak tepat dengan ceritanya. Di sini nan paling serem dan ditonjolkan adalah tinggal di perumahan dan lingkungan kompleksnya," jelas Laila.
Dengan penceritaan nan lebih realistis tanpa unsur-unsur santet dan pesugihan, Laila mau penonton merasakan experience nan membekas, apalagi setelah mereka pulang ke rumah masing-masing kengerian itu tetap terasa.
Laila pun menjanjikan bahwa Perumahan Ladda Land bakal menjadi seram klasik dengan intensitas tinggi. "Kami menjanjikan seram klasik nan sangat mencekam. Scare per minute-nya bakal sangat padat. Kalau di trailer sudah banyak jump scare, di filmnya bakal jauh lebih banyak dan lebih seru lagi," pungkasnya.
Sinopsis
Film Perumahan Laddaland mengangkat kisa tentang Tomy (Andri Mashadi) nan mau memberikan kehidupan lebih layak bagi istri dan anak-anaknya, membuatnya memberanikan diri mengambil KPR untuk membeli rumah impian.
Namun kebahagiaan itu tak berjalan lama. Sejak menempati perumahan baru, keluarganya diteror beragam kejadian tak wajar. Bisikan misterius, penampakan mengerikan, dan rahasia kelam di kembali perumahan tersebut menakut-nakuti keselamatan mereka.
Selain dibintangi Andri Mashadi, deretan tokoh lain seperti Titi Kamal, Anantya Kirana, Shakeel Fauzi Aisy, Aufa Assegaf, hingga Laras Sardi, turut terlibat dalam movie ini. Adapun movie Perumahan Laddaland dijadwalkan tayang pada 13 Agustus 2026.(H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·