Pelari Indonesia Agus Prayogo(ANTARA/Muhammad Adimaja)
PELARI jarak jauh jagoan Indonesia, Agus Prayogo, secara resmi memutuskan untuk "gantung sepatu" dari tim nasional (timnas). Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Agus dalam mewakili Merah Putih di beragam arena multievent olahraga internasional, termasuk dipastikan tidakhadir pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Agus menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan berfaedah dia berakhir berlari sepenuhnya, melainkan mundur dari panggung kejuaraan internasional demi memberikan ruang bagi regenerasi atlet muda.
"Kalau pensiun enggak juga, mungkin gantung sepatu dari tim nasional," ujar Agus saat ditemui dalam aktivitas bertemu pers PLN Electric Run 2026 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (24/7).
Fokus Regenerasi dan Kegiatan di Luar Pelatnas
Pria nan bakal genap berumur 41 tahun pada bulan depan ini mengungkapkan bahwa aktivitas kesehariannya sekarang sudah berfokus di luar pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Meski tidak lagi memihak timnas, Agus tetap aktif mengikuti beragam arena lari di dalam negeri, seperti PLN Electric Run 2026 nan dijadwalkan berjalan pada 8 November mendatang di ICE BSD, Tangerang.
Keputusan untuk mundur sebenarnya sudah mulai terlihat sejak SEA Games 2025, saat dia memilih tidak ambil bagian. Agus merasa saat ini adalah waktu nan tepat bagi pelari muda seperti Robi Syianturi dan Rikki Martin untuk unjuk gigi.
"Harusnya saya tetap bisa punya tiket untuk tampil, tapi lantaran memang ada regenerasi, akhirnya saya mengundurkan diri. Sekarang saatnya nan muda-muda," jelas pelari kelahiran Bogor tersebut.
Penampilan Terakhir di Asian Games
Asian Games 2022 nan berjalan di Hangzhou, Tiongkok pada akhir 2023 lalu, menjadi panggung terakhir Agus berbareng Indonesia. Dalam arena tersebut, dia finis di posisi ke-13 pada nomor maraton putra dengan catatan waktu 2:20:53. Meski tidak membawa pulang medali, catatan tersebut merupakan salah satu pencapaian individual terbaiknya di penghujung pekerjaan timnas.
Walaupun sudah berada di luar pelatnas, Agus tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke lingkungan tim nasional di masa depan dengan peran nan berbeda. Ia membuka kesempatan untuk mengabdi sebagai pembimbing guna membimbing talenta-talenta baru atletik Indonesia.
Warisan Rekor Nasional Agus Prayogo
Sepanjang kariernya, Agus Prayogo telah mengukir tinta emas bagi atletik Indonesia. Hingga saat ini, dia tetap memegang tiga rekor nasional (Rekornas) nan belum terpecahkan.
| 3.000 Meter | 8 menit 33,49 detik | Asian Games, Guangzhou, Tiongkok | 2010 |
| 10.000 Meter | 29 menit 25,77 detik | Asian Games, Guangzhou, Tiongkok | 2010 |
| 5.000 Meter | 14 menit 02,12 detik | Military World Games, Rio de Janeiro, Brasil | 2011 |
Dengan keputusan gantung sepatu ini, Agus Prayogo meninggalkan warisan besar bagi bumi atletik tanah air dan berambisi para pelari pelapis dapat melampaui pencapaian nan telah dia torehkan selama lebih dari satu dasawarsa terakhir. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·