Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri(Dok Istimewa)
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri meminta pemerintah memprioritaskan pemanfaatan tambahan anggaran jasa kapal perintis, untuk menjamin konektivitas masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menurut Irine, tambahan anggaran nan baru disepakati DPR RI dan pemerintah kudu terlebih dulu diarahkan untuk memastikan jasa transportasi dasar di wilayah dengan tingkat kesulitan akses tertinggi tetap berjalan.
"Program kapal perintis seperti ini adalah jasa nan sangat mendasar dan sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah terpencil. Jika dihentikan, ini sama saja dengan mengisolasi mereka," ujar Irene di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).
Irine mengatakan, kapal perintis bukan sekadar moda transportasi, melainkan sarana nan menjamin masyarakat memperoleh jasa dasar, mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Ia menegaskan pembangunan prasarana juga kudu dari manfaatnya dalam mempermudah masyarakat mengakses rumah sakit, sekolah, dan jasa publik lainnya.
"Kita bakal coba mencari solusi nan bisa kita sorong kepada Pemerintah, sehingga hak-hak dasar masyarakat terhadap pemenuhan jasa publik betul-betul datang di tengah mereka, khususnya bagi penduduk terpencil di wilayah kepulauan," pungkasnya. (H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·