Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah

6 jam yang lalu 3

loading...

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Muhammad Anis Matta dalam program One On One di SindoNewsTV. Foto/Tangkapan layar YouTube SindoNews

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Muhammad Anis Matta menjelaskan soal politik luar negeri bebas aktif nan dijalankan pemerintahan Prabowo Subianto . Anis menekankan, jangan hanya datang kepada orang saat kita punya masalah.

"Sebenarnya pemerintahan Prabowo ini kan berupaya menerjemahkan makna politik bebas aktif, dengan berupaya terlibat, berperan-serta dalam semua isu-isu dunia secara sangat maksimal," ujar Anis Matta dalam program One On One nan tayang di YouTube SindoNews, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Anis menambahkan, sejak awal Presiden Prabowo Subianto langsung menyatakan Indonesia berasosiasi dengan BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa), tetapi pada waktu nan sama juga mau berasosiasi dengan OECD (organisasi internasional nan berbasis di Paris, Prancis dan efektif berdiri pada tahun 1961), walaupun sampai sekarang belum selesai. Indonesia juga terlibat dalam BoP (Board of Peace).

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!

"Sebenarnya tujuannya (masuk BoP) secara sederhana adalah untuk menunjukkan political will bahwa apa pun upaya untuk menghentikan genosida di Palestina, bakal kita lakukan. Secara teknis itu tidak gampang. Makanya sampai sekarang susah dieksekusi. Karena situasinya sangat kacau, pemerintah memutuskan untuk menunda semua pembicaraan tentang BoP dan pengiriman pasukan ke sana," jelasnya.

Selengkapnya