(MI/HO)
SELAMA paruh pertama 2026, volume kapal nan dilayani Pelabuhan Ciwandan mencapai 22.467.366 gross tonnage/GT. Capaian ini meningkat sebesar 15,21% dibandingkan periode nan sama pada 2025 nan tercatat sebesar 19.500.514 GT.
"Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan para pengguna jasa pelayaran dan industri untuk terus menggunakan jasa dan operasional di Pelabuhan Ciwandan. Ini menjadi salah satu parameter nan menunjukkan keahlian operasional perusahaan meningkat adalah total arus kapal," papar General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, dalam keterangannya, Jumat (24/7).
Sejalan dengan perihal tersebut, trafik arus peralatan luar negeri secara konsolidasi juga menunjukkan pertumbuhan positif. Total arus peralatan pada semester I tercatat sebesar 2,27 juta ton alias naik 10,73% dibandingkan realisasi pada Semester I 2025, ialah sebesar 2,05 juta ton.
Peningkatan itu terutama didukung oleh naiknya volume bongkar muat komoditas curah kering nan tumbuh 20,75% menjadi 1,28 juta ton dari sebelumnya 1,06 juta ton pada tahun lalu. Selain itu, komoditas general cargo juga memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan 13,80% menjadi 473,89 ribu ton dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 416,43 ribu ton.
Dari sisi tingkat jasa (level of service), Pelindo Regional 2 Banten juga terus berupaya meningkatkan efisiensi penanganan peralatan di lapangan. Hal ini terlihat dari peningkatan produktivitas penanganan peralatan nonpetikemas pada terminal multipurpose rute luar negeri.
Produktivitas curah kering meningkat 77,75% dari 197,4 T/G/H (ton/gang/hour) pada 2025 menjadi 350,87 T/G/H pada semester I. Sementara itu, produktivitas komoditas curah cair juga naik 61,65% dari 184,97 T/G/H menjadi 299 T/G/H. (I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·