ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Belgia, Rudi Garcia menyebut striker Amerika Serikat (AS) Folarin Balogun menghampiri dirinya usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.
AS kalah telak 1-4 dalam laga di Stadion Seattle tersebut. Folarin Balogun juga jadi salah satu pemain paling disorot lantaran polemik kartu merah di Gempita Bola Dunia 2026.
Meski jadi sorotan, Balogun tetap mendatangi Rudi Garcia setelah Belgia menggilas AS di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mendatangi saya dan saya menyukai itu," kata Rudi Garcia selepas laga, dikutip dari ABC.
Rudi Garcia adalah salah satu nan paling vokal di tengah kontroversi kartu merah Balogun di Piala Dunia 2026. Ia mengkritik keputusan Komdis FIFA lantaran menangguhkan hukuman terhadap Balogun setelah mendapat kartu merah di laga sebelumnya.
Namun Garica berpendapat, Balogun bukanlah pihak nan perlu disalahkan. Ia juga mengatakan demikian kepada pemain AS Monaco tersebut.
"Ini bukan salah dia. Dia bukanlah orang nan tepat untuk disalahkan. Saya mengatakan ini juga kepadanya," ujar Garcia.
Di satu sisi, kritik pedas tetap dilontarkan pembimbing 62 tahun itu kepada pihak pemegang kuasa. Ia menyebut sepak bola akhirnya unggul dari kepentingan politik nan dianggap berpotensi mengganggu sportivitas.
"Semua nan bisa saya katakan adalah sepak bola menang atas politik hari ini. Sepak bola adalah permainan indah, dan saha tidak suka memandang beberapa orang dengan kekuasaan justru merusaknya," ucap Garcia.
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·