Bandung Arts Festival #12, Kolaborasi Seni Lintas Negara

16 jam yang lalu 7
Bandung Arts Festival #12,  Kolaborasi Seni Lintas Negara Bandung Arts Festival digelar dengan beragam kegiatan, mulai dari workshop batik dan sarasehan berbareng Batik Komar, workshop Tari Palembang, hingga workshop Tari Ngabatik.(MI/NAVIANDRI)

BANDUNG kembali menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya melalui penyelenggaraan Bandung Arts Festival (BAF) #12 di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), pada Sabtu (25/7).

Sebagai UNESCO Creative City of Design, Kota Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri imajinatif melalui kerjasama seniman, komunitas, akademisi, dan pegiat budaya dari beragam wilayah di Indonesia hingga mancanegara.

Bandung Arts Festival menghadirkan beragam aktivitas nan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Mulai dari workshop batik dan sarasehan berbareng Batik Komar, workshop Tari Palembang, workshop Tari Ngabatik, hingga penampilan puluhan sanggar seni dari beragam daerah.

Festival ini juga dimeriahkan oleh delegasi seni dari Malaysia nan turut memperkaya pertukaran budaya antarnegara.

Salah satu sajian utama dalam pagelaran ini adalah Tari Kolosal "Ngabatik", sebuah pagelaran nan memadukan tarian, musik, serta filosofi membatik sebagai warisan budaya Indonesia. Selain itu, visitor juga dapat menikmati beragam karya seni rupa, instalasi, fotografi, batik, dan beragam ekspresi imajinatif hasil kerjasama para pelaku seni.

Panitia Divisi Perlengkapan Pameran Bandung Arts Festival, Muhammad Habibie Hidayat memaparkan, rangkaian aktivitas pada hari kedua dirancang untuk menghadirkan pengalaman seni nan beragam sekaligus menjadi ruang belajar bagi masyarakat.

"Hari ini ada workshop Tari Ngabatik dan beragam pagelaran tari lainnya. Ada juga penampilan sanggar dari beragam wilayah, apalagi dari Malaysia. Dilanjutkan dengan live music dan beragam pagelaran seni," terangnya

Menurut Habibie, Bandung Arts Festival tidak hanya menjadi wadah bagi para seniman untuk menampilkan karya, tetapi juga diharapkan bisa meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya.

"Harapan saya dengan adanya aktivitas ini masyarakat lebih mengenal apa itu seni, lantaran seni itu lebih mahal daripada uang," imbuhnya.


MENIMBA PENGALAMAN

Antusiasme juga dirasakan para peserta nan datang dari beragam daerah. Aurora, peserta dari Sanggar Olah Seni Bhaswara Kabupaten Bekasi, mengaku tertarik mengikuti Bandung Arts Festival lantaran menjadi kesempatan untuk berjumpa dan belajar berbareng para penari dari beragam wilayah maupun luar negeri.

"Aku dan teman-teman tertarik mengikuti aktivitas ini lantaran mendatangkan penari-penari terkenal dari luar negeri maupun dari beragam kota dan wilayah di Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, peserta lainnya, Isna menjelaskan, kelompoknya membawakan Tari Lembok Beas, sebuah tarian nan mengisahkan sosok gadis desa nan elok dan mempunyai keistimewaan.

"Kami menampilkan Tari Lembok Beas nan menceritakan tentang gadis desa nan sangat elok dan istimewa," tandasnya.

Hal senada disampaikan Falisa nan mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti pagelaran tersebut.

"Kegiatan hari ini seru banget lantaran bisa berjumpa dengan penari-penari dari dalam maupun luar negeri," imbuhnya.

Selengkapnya