Sosok Wamentan Impian Peternak, Pengganti Sudaryono yang Jadi Bos BGN

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) memandang kekosongan kedudukan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sebagai momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sektor peternakan nasional. Organisasi tersebut berambisi posisi itu diisi figur ahli nan memahami persoalan peternakan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

Ketua Umum Permindo Kusnan mengatakan sektor peternakan saat ini menghadapi beragam tantangan nan memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah. Karena itu, sosok Wamentan nan baru dinilai kudu mempunyai keahlian manajerial sekaligus memahami kondisi riil nan dihadapi peternak rakyat.

"Sektor peternakan memerlukan perhatian nan lebih besar. Persoalan tingginya nilai pakan, mahalnya DOC (day old chick), perubahan nilai hasil ternak, hingga lemahnya posisi tawar peternak rakyat memerlukan kebijakan nan tepat dan berbasis kondisi lapangan," kata Kusnan dalam keterangannya, dikutip Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pembangunan sektor peternakan ke depan tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi. Pemerintah juga perlu membangun tata kelola nan lebih adil, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta memastikan keberlanjutan upaya peternak rakyat sebagai tulang punggung produksi pangan.

Untuk itu, Permindo berambisi pemerintah menunjuk figur nan mempunyai rekam jejak di bagian peternakan, memahami kebijakan publik, bisa membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mempunyai integritas dalam menjalankan tugas.

"Kami berambisi kedudukan Wakil Menteri Pertanian dapat diisi oleh sosok ahli nan bisa menjadi jembatan antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan peternak rakyat. Indonesia memerlukan pemimpin nan bisa menyatukan seluruh ekosistem peternakan untuk mewujudkan ketahanan pangan nan berkelanjutan," ujarnya.

Selain itu, Permindo menilai keterwakilan sektor peternakan di jejeran ketua Kementerian Pertanian bakal mempercepat penyelesaian beragam persoalan strategis. Mulai dari stabilisasi nilai sarana produksi peternakan (sapronak), penguatan pengedaran day old chick (DOC), pengendalian penyakit hewan, peningkatan produktivitas, hingga pengembangan hilirisasi produk peternakan.

"Peternakan adalah salah satu pilar ketahanan pangan bangsa. Karena itu, kami berambisi pemerintah menempatkan figur terbaik nan mempunyai kompetensi, integritas, dan keberpihakan terhadap kemajuan peternakan nasional," pungkasnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya