Ilustrasi.(Magnific)
BANJIR bandang luar biasa melanda wilayah Texas Selatan setelah hujan deras mengguyur selama berhari-hari. Bencana ini menyebabkan sedikitnya dua orang tewas dan ratusan lain harus dievakuasi dari wilayah nan sama dengan letak banjir katastrofe pada Juli tahun lalu.
Gubernur Texas, Greg Abbott, mengonfirmasi pada Kamis (16/7) sore bahwa lebih dari 230 pengamanan dilakukan. Pemerintah negara bagian mengerahkan lebih dari 85 perahu, 20 pesawat, dan 200 kendaraan tinggi untuk membantu proses respons darurat di lapangan.
Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan
Salah satu korban tewas diidentifikasi sebagai John Mark Steward, 65. Ia dilaporkan hanyut berbareng rumah mobilnya di Kerrville. Korban lain adalah seorang laki-laki berumur 74 tahun nan tewas saat berkendara di dekat Uvalde. Kendaraannya ditemukan mengapung di air banjir oleh kru Departemen Keamanan Publik di utara kota.
Curah hujan nan turun di beberapa bagian Texas Selatan minggu ini dilaporkan setara dengan jumlah hujan selama satu tahun. Meski prakiraan cuaca mulai membaik di wilayah nan paling parah terkena dampak, ancaman banjir bandang sekarang bergeser ke arah barat, mencakup wilayah San Angelo, Junction, hingga El Paso.
Peringatan Darurat dan Evakuasi Massal
Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengeluarkan status darurat banjir bandang--peringatan tertinggi--untuk wilayah Kerrville, Ingram, dan Hunt. Otoritas memperingatkan adanya gelombang banjir besar dan mematikan yang bergerak menyusuri Sungai Guadalupe. Di Center Point, permukaan air sungai mencapai puncaknya pada ketinggian 37,94 kaki.
Di wilayah Comfort, sebanyak 42 orang nan sedang menghadiri reuni family terpaksa melarikan diri dari hotel di tepi sungai. "Prioritas utama adalah keluar dari sana. Kami berterima kasih lantaran 20 menit setelah kami pergi, air naik sekitar 10 kaki lagi," ujar Amy Thogmartin, salah satu penduduk nan dievakuasi.
Data Evakuasi: Lebih dari 80 orang dievakuasi dari perkemahan tepi sungai sebelum air mencapai level berbahaya. Di Kerr County, seluruh kamp musim panas anak-anak dipastikan dalam kondisi aman.
Sistem Peringatan Dini Menjadi Kunci
Pejabat setempat menyatakan bahwa sistem peringatan nan dibangun sejak banjir tahun lampau sangat membantu meminimalkan korban. Menara peringatan banjir (flood-warning towers) nan dipasang di sepanjang Sungai Guadalupe aktif sejak awal hari, memberikan waktu bagi penduduk untuk bereaksi.
Kepala Polisi Kerrville, Jerel Haley, menyebut bahwa masyarakat tetap trauma dengan kejadian tahun lampau nan menewaskan 130 orang. Namun, pembelajaran dari musibah sebelumnya membikin respons kali ini jauh lebih agresif.
"Apa nan terjadi tahun lampau adalah peringatan bagi orang-orang di dekat sungai bahwa tidak ada nan boleh lengah saat curah hujan meningkat," tegas Gubernur Abbott. Ia menambahkan bahwa negara bagian sekarang bertindak sangat garang sejak air mulai turun dari langit dan permukaan sungai mulai naik. (CNN/I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·