ARTICLE AD BOX
Baznas membekali ketua Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan strategi pengelolaan amal nan berdampak.(Baznas)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membekali ketua Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan strategi pengelolaan zakat nan berakibat melalui program Baznas Strategic Development di Pekanbaru, Riau. Program nan diselenggarakan Baznas melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat Baznas) bekerja sama dengan Baznas Provinsi Riau tersebut berjalan selama tiga hari, 7-9 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti 50 hingga 100 peserta nan terdiri atas Ketua dan Wakil Ketua Baznas Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Riau.
Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan, training kepemimpinan tersebut diinisiasi untuk memperkuat kompetensi para ketua Baznas di tingkat wilayah dan wilayah agar bisa mengelola amal secara amanah, profesional, dan berintegritas.
“Program Baznas Strategic Development ini dirancang secara unik untuk meningkatkan kapabilitas kepemimpinan ketua Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota agar bisa menjalankan peran sebagai amil nan ahli serta berintegritas,” ujar Zainut dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).
Menurut Zainut, melalui training ini para ketua diharapkan memahami tugas dan kewenangan kelembagaan secara utuh, mematuhi kerangka hukum, serta bisa menyusun strategi pengumpulan dan penyaluran amal nan memberikan faedah nyata bagi masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, peserta bakal mendapatkan sembilan materi utama nan mencakup tata kelola Lembaga Pemerintah Non-Struktural (LPNS), etika pengelolaan zakat, kepemimpinan, optimasi fundraising, hingga manajemen kehumasan.
“Melalui program ini, para ketua diharapkan bisa melaksanakan tugas kelembagaan secara utuh serta mempunyai strategi pengumpulan, penyaluran, dan kehumasan nan konkret sekaligus berakibat nyata bagi masyarakat di wilayahnya,” tandasnya. (E-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·