Benahi Transportasi Jabar, Gubernur KDM Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein

1 jam yang lalu 3
Benahi Transportasi Jabar, Gubernur KDM Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.(Dok Humas Pemprov Jabar)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat bakal segera mengevaluasi operasional pikulan kota (angkot) nan dinilai sudah tidak layak jalan. Langkah ini difokuskan pada pikulan antarkabupaten dan antarkota nan tetap menggunakan armada tua serta tidak lagi memenuhi standar pelayanan publik.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa Pemda Provinsi Jabar tidak sekadar menertibkan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret. Pihaknya berencana mendorong transformasi tata kelola dengan memberdayakan para pengemudi angkot agar bisa menjadi pemilik armada melalui skema pembiayaan nan lebih berpihak.

Sejalan dengan visi ramah lingkungan, KDM--sapaan berkawan Dedi Mulyadi--juga berwacana agar peremajaan pikulan kota ini didominasi oleh armada berbasis kendaraan listrik (EV), guna menekan penggunaan moda transportasi konvensional berbahan bakar fosil.

"Kita mau pengemudi menjadi pemilik kendaraan. Pemerintah sedang memikirkan skema pembiayaan tanpa duit muka (DP) sehingga kesejahteraan mereka tumbuh. Jika pengemudi bertindak sekaligus sebagai pemilik nan mencicil dan merawat kendaraannya, mereka bakal jauh lebih tertib dibandingkan jika hanya sekadar menyetor," ujar KDM, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Lebih lanjut, Gubernur KDM menegaskan keberhasilan sistem pikulan massal tidak hanya berjuntai pada kualitas armada, melainkan juga kudu didukung oleh perubahan budaya masyarakat serta peningkatan prasarana area perkotaan.

Menurutnya, ekosistem transportasi modern kudu ditunjang oleh trotoar nan ramah pejalan kaki, penerangan jalan nan memadai, pengelolaan sampah nan baik, akomodasi publik nan bersih, hingga sistem keamanan terpadu nan bisa mengimbangi tingginya mobilitas warga.

"Transportasi modern itu bukan hanya kendaraannya nan bagus, tetapi perilaku masyarakatnya juga kudu berubah dan jasa kotanya ikut modern," tegasnya.

Bandara Husein Sastranegara kembali Beroperasi

Selain transportasi darat, KDM juga membawa berita baik bagi sektor transportasi udara. Mulai Agustus mendatang, Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung direncanakan kembali beraksi untuk melayani sejumlah penerbangan domestik ke beragam wilayah di Indonesia.

Tidak hanya rute domestik, Pemda Provinsi Jabar juga berkomitmen mendorong reaktivasi rute penerbangan internasional dari dan menuju airport tersebut. Seiring dengan rencana ini, KDM meminta Pemerintah Kota Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar suasana pariwisata dan sektor ekonomi lokal dapat tumbuh optimal.

Terkait pembagian peran dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, KDM memastikan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat terus melangkah secara intensif. Ia menegaskan bahwa Bandara Kertajati bakal tetap menjadi tulang punggung untuk penerbangan ibadah.

"Nanti biar tidak menjadi salah persepsi. Untuk aktivitas penerbangan Haji dan Umrah, tetap menggunakan Bandara Kertajati," pungkas KDM. (RO/I-2)

Selengkapnya