ARTICLE AD BOX
Ilustrasi(Magnific)
Saat cuaca panas menyengat, es krim sering kali menjadi pilihan utama untuk menyegarkan diri. Namun, di kembali kenikmatannya, tetap banyak masyarakat nan ragu lantaran percaya bahwa mengonsumsi makanan alias minuman dingin saat cuaca terik dapat memicu flu dan pilek. Anggapan ini telah berkembang menjadi mitos nan turun-temurun.
Lantas, benarkah es krim adalah penyebab flu? Menurut para mahir kesehatan, flu bukan disebabkan oleh suhu makanan alias minuman, melainkan oleh jangkitan virus. Menikmati es krim di tengah cuaca panas tidak secara langsung membikin seseorang terserang flu, selama kondisi tubuh dan kebersihan makanan terjaga.
Flu Disebabkan Virus, Bukan Es Krim
Mengutip info dari Harvard Health, flu alias influenza terjadi ketika seseorang terinfeksi virus influenza. Virus ini menyebar melalui droplet alias percikan saat seseorang nan terinfeksi batuk dan bersin, alias melalui kontak langsung dengan permukaan nan telah terkontaminasi virus.
Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah nan menunjukkan bahwa es krim alias minuman dingin dapat menjadi penyebab utama flu. Namun, ada argumen kenapa mitos ini begitu kuat di masyarakat:
- Sensitivitas Saluran Pernapasan: Makanan nan terlalu dingin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman alias iritasi pada sebagian orang, terutama mereka nan mempunyai saluran pernapasan sensitif alias sedang mengalami radang tenggorokan.
- Gejala nan Tumpang Tindih: Sering kali, seseorang sebenarnya sudah terpapar virus flu sebelumnya. Ketika mereka mengonsumsi es krim, indikasi seperti tenggorokan gatal menjadi lebih terasa, sehingga es krim dianggap sebagai pemicunya.
Cara Menikmati Es Krim dengan Benar dan Sehat
Agar tetap sehat setelah menyantap hidangan dingin di tengah cuaca panas, para mahir menyarankan beberapa langkah praktis berikut:
1. Konsumsi Secara Perlahan
Jangan terburu-buru saat menyantap es krim. Mengonsumsinya secara perlahan membantu tubuh menyesuaikan perubahan suhu di rongga mulut secara bertahap. Hal ini juga efektif untuk mencegah brain freeze alias sakit kepala mendadak akibat paparan suhu dingin nan ekstrem pada langit-langit mulut.
2. Perhatikan Kualitas dan Penyimpanan
Pilihlah es krim nan disimpan dengan baik dalam suhu kaku nan stabil. Hindari produk nan terlihat sudah mencair lampau dibekukan kembali (refrozen), lantaran proses pencairan berulang dapat menurunkan kualitas rasa dan meningkatkan akibat kontaminasi bakteri.
3. Batasi Kandungan Gula
Sebagian besar es krim mengandung kadar gula nan cukup tinggi. Sebagai bagian dari pola makan seimbang, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berakibat jelek pada kesehatan jangka panjang.
Catatan Penting: Selalu pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum menyantap makanan apa pun untuk meminimalkan akibat perpindahan virus dari permukaan barang ke mulut.
Menjaga Daya Tahan Tubuh adalah Kunci
Menurut Mayo Clinic, langkah paling efektif untuk mencegah flu bukanlah dengan menghindari es krim, melainkan dengan menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal. Berikut adalah langkah-langkah nan direkomendasikan:
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang (kaya vitamin dan mineral).
- Mencukupi waktu tidur dan istirahat.
- Rutin berolahraga secara teratur.
- Menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih nan cukup, terutama lantaran saat cuaca panas tubuh lebih banyak kehilangan cairan melalui keringat.
- Melakukan vaksinasi influenza secara rutin, terutama bagi golongan nan rentan.
Kesimpulan: Jangan Mudah Percaya Mitos
Para mahir menegaskan bahwa penyebab utama flu adalah virus, bukan suhu makanan nan dikonsumsi. Selama es krim dikonsumsi dalam jumlah nan wajar, berasal dari produk nan higienis, dan diimbangi dengan pola hidup sehat, tidak ada argumen medis untuk menghindarinya hanya lantaran takut terserang flu.
Dengan memahami kebenaran ini, Anda dapat menikmati es krim sebagai pelepas dahaga di tengah cuaca panas tanpa rasa cemas berlebihan. Tetaplah konsentrasi pada menjaga kebersihan diri dan daya tahan tubuh sebagai perlindungan utama terhadap serangan virus influenza.
Sumber: Harvard Health, Mayo Clinic
FAQ (Pertanyaan nan Sering Diajukan)
| Apakah es krim bisa memperparah batuk? |
| Bagi sebagian orang, suhu dingin dapat merangsang saraf di tenggorokan dan memicu refleks batuk, namun es krim bukan penyebab jangkitan paru alias tenggorokan itu sendiri. |
| Mengapa kepala terasa sakit saat makan es krim terlalu cepat? |
| Kondisi ini disebut sphenopalatine ganglioneuralgia alias brain freeze, nan terjadi lantaran penyempitan pembuluh darah di langit-langit mulut akibat suhu dingin nan tiba-tiba. |








English (US) ·
Indonesian (ID) ·