ARTICLE AD BOX
Aktor Cristo Fernandez melakukan debut sebagai pemain sepak bola berbareng El Paso Locomotive(Instagram @eplocomotivefc)
DUNIA nyata dan fiksi akhirnya berjumpa di lapangan hijau. Cristo Fernández, tokoh nan dikenal luas lewat perannya sebagai bintang sepak bola enerjik Dani Rojas dalam serial terkenal Ted Lasso, resmi mencatatkan debut profesionalnya di United Soccer League (USL).
Dua bulan setelah menandatangani perjanjian dengan El Paso Locomotive, Fernández masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada menit ke-79 dalam laga USL Cup melawan New Mexico United, Sabtu (11/7) malam waktu setempat.
Mengenakan nomor punggung 91, tokoh nan sekarang merangkap sebagai pemain ahli ini menempati posisi penyerang, posisi nan sama dengan karakter ikonik nan dia perankan di layar kaca.
Meski laga berhujung dengan kekalahan 0-2 bagi Locomotive, penampilan Fernández tetap mencuri perhatian. Dalam waktu bermain nan singkat, dia sempat menerima kartu kuning, menunjukkan intensitas kejuaraan nan dia jalani di level profesional.
Bukan Sekadar Aktor
Kembalinya Fernández ke lapangan hijau bukanlah sebuah tindakan publisitas belaka. Sebelum terjun ke bumi akting, laki-laki asal Meksiko ini mempunyai latar belakang sepak bola nan solid. Ia merupakan talenta muda berbakat nan sempat menimba pengetahuan di tim remaja Tecos, klub nan pernah berkompetisi di Liga MX.
Namun, mimpi profesionalnya sempat kandas di awal usia 20-an akibat serangkaian cedera parah. Kegagalan tersebut membawanya beranjak ke bumi seni peran hingga akhirnya sukses besar di Hollywood. Kini, setelah mapan sebagai aktor, dia memutuskan untuk menuntaskan "urusan nan belum selesai" dengan sepak bola.
Data Debut Profesional Cristo Fernández
| Klub | El Paso Locomotive |
| Kompetisi | USL Cup |
| Lawan | New Mexico United |
| Menit Bermain | Masuk menit ke-79 |
| Nomor Punggung | 91 |
| Catatan Pertandingan | 1 Kartu Kuning |
Perjalanan Panjang Menuju Kontrak Profesional
Jalan Fernández untuk kembali menjadi atlet ahli tidaklah instan. Sejak tahun lalu, dia mulai menguji fisiknya dengan support pembimbing performa, terapis fisik, dan mengikuti klinik sepak bola di negara asalnya, Meksiko.
Kerja kerasnya membuahkan hasil saat dia mendapatkan kesempatan trial berbareng tim persediaan Chicago Fire (MLS) pada awal 2026. Performa tersebut kemudian membawanya ke uji coba lanjutan berbareng El Paso Locomotive, nan akhirnya berujung pada perjanjian resmi.
"Sepak bola telah memberi saya momen terbaik sekaligus momen tersedih," ujar Fernández dalam wawancaranya berbareng ESPN pada Mei lalu. "Saya rasa itulah argumen kenapa bagi saya, sepak bola adalah hidup (football is life)."
Dengan debut USL nan sekarang telah tercapai, Fernández membuktikan bahwa semboyan "Football is Life" nan sering diucapkan karakternya bukan sekadar naskah, melainkan realita hidup nan dia perjuangkan. (espn/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·