BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) bagi seorang siswa di BNI Lubuk Pakam telah selesai. Seluruh tahapan dan persyaratan nan diperlukan sudah dipenuhi, sehingga proses aktivasi rekening siswa nan berkepentingan dapat dituntaskan.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial nan memperlihatkan seorang siswa datang ke BNI Lubuk Pakam dalam kondisi sakit menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI turut prihatin atas kondisi nan dialami siswa dan keluarganya. Perseroan memahami perhatian masyarakat terhadap peristiwa tersebut dan memastikan petugas telah memberikan penjelasan serta pendampingan selama proses pelayanan berlangsung.

"Kami telah membantu menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP siswa nan bersangkutan. Petugas BNI mendampingi family dalam setiap tahapan hingga seluruh proses sukses dituntaskan," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Dirinya bilang, peristiwa tersebut berangkaian dengan proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP. Pada mulanya, petugas telah menyampaikan kepada family bahwa proses tersebut tidak perlu dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat masa pelaksanaannya tetap berjalan hingga akhir 2026 serta mempertimbangkan kondisi kesehatan siswa saat itu.

Tak ketinggalan, petugas juga telah menyampaikan bahwa proses aktivasi dapat dilanjutkan setelah kondisi siswa membaik. Ketika family kembali pada hari nan sama untuk melanjutkan proses tersebut, petugas menyampaikan bahwa siswa dapat tetap berada di dalam ambulans andaikan kondisinya belum memungkinkan untuk masuk ke instansi cabang.

"Kehadiran siswa menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien bukan atas permintaan maupun pengarahan petugas BNI. Sebelumnya, family telah memperoleh penjelasan bahwa proses aktivasi tetap dapat dilakukan sesuai dengan pemisah waktu nan tersedia," kata Okki.

Saat family melanjutkan proses aktivasi, petugas BNI tetap memberikan pendampingan dan membantu penyelesaian seluruh tahapan nan diperlukan. Setelah persyaratan dipenuhi, proses aktivasi rekening dapat diselesaikan.

Perlu diketahui, BNI juga mempunyai sistem pelayanan bagi pengguna dengan kondisi kesehatan alias kebutuhan khusus. Jika diperlukan, pelayanan dapat dikoordinasikan agar petugas datang menemui pengguna melalui pengaturan dan janji jumpa sebelumnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan, aspek keamanan, serta kebutuhan verifikasi dalam setiap layanan.

"Untuk pengguna dengan kondisi tertentu, family dapat terlebih dulu berkoordinasi dengan instansi bagian agar corak pelayanan nan paling sesuai dapat dipersiapkan. Langkah ini krusial agar proses jasa tetap melangkah aman, nyaman, dan tetap memenuhi ketentuan nan berlaku," jelas Okki.

Lantas, BNI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan nan baik, humanis, dan sesuai ketentuan kepada seluruh nasabah, termasuk penerima faedah program pemerintah.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, BNI bakal terus mengevaluasi standar pelayanan di seluruh unit kerja, khususnya bagi pengguna dengan kondisi kesehatan alias kebutuhan khusus. Evaluasi tersebut dilakukan agar setiap jasa dapat berjalan secara aman, nyaman, dan tetap memperhatikan kondisi masing-masing nasabah.

BNI membujuk masyarakat untuk memastikan setiap info nan diterima maupun disebarluaskan telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Informasi lebih lanjut mengenai jasa BNI dapat diperoleh melalui BNI Call 1500046.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya