loading...
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Muhammad Irhamni (kemeja putih) menghadiri Simposium Nasional Outlook Kejahatan SDA-LH 2026-2030. Foto: Istimewa
JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Muhammad Irhamni menekankan pentingnya penguatan strategi penindakan dan sinergi antaraparat penegak norma guna memberantas kejahatan di sektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH). Dia menilai perihal itu krusial lantaran kejahatan SDA-LH sudah makin modern, canggih, terorganisasi, memanfaatkan celah regulasi, hingga menggunakan instrumen korporasi nan kompleks.
"Kejahatan lingkungan di era modern tidak bisa lagi dihadapi dengan metode konvensional nan berkarakter reaktif. Para pelaku kejahatan SDA-LH sekarang bergerak secara terorganisasi, memanfaatkan celah regulasi, hingga menggunakan instrumen korporasi nan kompleks,” ujar Irhamni saat menghadiri Simposium Nasional Outlook Kejahatan SDA-LH 2026-2030 nan digelar Auriga Nusantara di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
“Oleh lantaran itu, norma tidak boleh kalah selangkah, abdi negara penegak norma dituntut mempunyai ketajaman kajian nan sama kuatnya dengan para peneliti dan akademisi dalam memetakan modus operandi baru ini," sambungnya.

Baca juga: Kerusakan Lingkungan Hidup Merupakan Kejahatan Kemanusiaan








English (US) ·
Indonesian (ID) ·