Bukan Dracin atau Drakor, AHY Ungkap Drama Kehidupan Orang Pesisir RI

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Kehidupan masyarakat di pesisir hari ini tidaklah mudah lantaran adanya ancaman dari naiknya muka laut dan penurunan permukaan tanah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan bahwa banyak drama terjadi di wilayah pesisir, di mana ketakutan sewaktu-waktu rumahnya diterjang banjir.

"Tadi sudah menceritakan snapshot dari drama kehidupan rakyat kita. Drama nan sesungguhnya. Bukan dracin (drama China) alias drakor (drama Korea), tapi real drama. Drama kehidupan ketika ada masyarakat kita nan hidupnya selalu cemas. Membayangkan sewaktu-waktu rumahnya bisa dihantam banjir rop dan bentuk-bentuk musibah alam lain nan selalu menghantui kita," kata AHY di Bappenas, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menceritakan gimana masyarakat pesisir Gorontalo diliputi rasa takut jika terjadi hujan lantaran adanya akibat musibah alam.

"Jadi di Gorontalo ini Pak Menteri setiap ada hujan nan deras selalu ada longsor, kemudian jembatan putus, kemudian jalan-jalan nan memang rawan dengan adanya bencana," kata Idah.

"Dan nyaris setiap saat Gorontalo ini selalu ada namanya gempa, tanah goyang. Kalau di Palu adalah gempa, jika di Gorontalo dikatakan adalah tanah goyang. Nah sehingga bagi masyarakat Gorontalo pada saat terjadinya tanah goyang ini, mereka beramai-ramai keluar dari rumah," lanjutnya.

Idah mengatakan bahwa menurut perhitungannya, pada skenario kenaikan muka air laut 1 meter, jumlah nan berakibat sekitar 3.815 perseorangan nan tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Termasuk juga wanita miskin, golongan rentan, disabilitas anak dan lansia.

"Jika mencermati simulasi dari hasil analis saya sepakat pada skenario kenaikan muka air laut 1 meter, jumlah perseorangan nan berakibat itu sekitar 3815 perseorangan nan tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Pohuwato, jadi bagian barat daripada Provinsi Gorontalo. Termasuk juga wanita miskin, golongan rentan, disabilitas anak dan lansia," kata Ida.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya