Bupati Agam Dorong Percepatan Penetapan Trase Tol

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Bupati Agam Dorong Percepatan Penetapan Trase Tol Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Kabupaten Agam terus mengawal percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Sicincin–Bukittinggi dengan memastikan setiap tahapan perencanaan dilakukan secara jeli dan berbasis info nan akurat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Agam, PT Hutama Karya, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum nan digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Bupati Agam, kemarin.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan perencanaan pembangunan jalan tol, termasuk pembahasan sejumlah pengganti trase, koordinasi lintas instansi, serta langkah-langkah teknis nan kudu dipersiapkan sebelum penetapan jalur definitif.

Bupati Agam Benni Warlis menegaskan Pemerintah Kabupaten Agam mendukung penuh pembangunan prasarana strategis nasional. Namun, menurutnya, setiap keputusan kudu didasarkan pada info nan sah agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Ia meminta seluruh perangkat wilayah mengenai segera melakukan survei dan verifikasi lapangan untuk memperoleh info administratif maupun kondisi riil di letak nan bakal dilalui jalan tol.

"Data kudu betul-betul akurat, baik secara administratif maupun kondisi di lapangan. Jangan sampai ada pihak nan dirugikan akibat kesalahan data. Kita mau pembangunan ini memberikan faedah nan berkepanjangan bagi kemajuan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Bupati.

Dalam rapat tersebut, PT Hutama Karya memaparkan empat pengganti trase nan tengah dikaji. Masing-masing jalur mempunyai karakter serta tingkat akibat nan berbeda, baik terhadap area permukiman, lahan pertanian, maupun kondisi geografis nan bakal dilalui.

Menanggapi paparan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Agam, Rinaldi, menyampaikan bahwa trase pengganti 3 dan 4 dinilai mempunyai potensi akibat sosial nan lebih mini lantaran relatif meminimalkan pembebasan lahan. Meski demikian, kedua pengganti tersebut tetap memerlukan kajian teknis lebih mendalam, terutama mengenai kondisi medan, area rawan bencana, serta struktur tanah nan bakal menjadi dasar penilaian Kementerian Pekerjaan Umum.

Sebagai tindak lanjut, trase 3 dan 4 disepakati menjadi prioritas untuk dilakukan peninjauan lapangan secara berbareng antara Pemerintah Kabupaten Agam dan PT Hutama Karya pada Rabu, 15 Juli 2026. Peninjauan tersebut bermaksud memverifikasi kondisi lapangan, mengidentifikasi kebutuhan pembebasan lahan, sekaligus menentukan letak nan paling tepat untuk pembangunan gerbang (exit) tol di wilayah Kabupaten Agam.

Pemerintah Kabupaten Agam berambisi koordinasi nan terus terjalin dengan PT Hutama Karya dan Kementerian Pekerjaan Umum dapat mempercepat penetapan trase terbaik, sehingga pembangunan jalan tol dapat segera direalisasikan dan memberikan akibat positif terhadap konektivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Agam.(H-2)

Selengkapnya