Kegiatan Kuliah Khidmat Masyarakat (KKM) nan dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta di Lahat.(MI/HO)
BUPATI Lahat, Bursah Zarnubi, secara resmi membuka aktivitas Kuliah Khidmat Masyarakat (KKM) nan dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta. Acara nan dirangkaikan dengan Seminar Kebangsaan ini berjalan khidmat di Aula SMP Negeri 1 Lahat Selatan pada Selasa, 21 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Bursah Zarnubi menyampaikan apresiasi nan tinggi atas dipilihnya Kabupaten Lahat sebagai letak pengabdian. Ia menilai program KKM merupakan momentum krusial bagi mahasiswa untuk menyelaraskan teori akademik dengan realitas sosial di lapangan.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Ini merupakan sarana strategis untuk mengimplementasikan pengetahuan pengetahuan nan telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah,” ujar Bursah Zarnubi.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh jejeran pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi profesi. Berikut adalah daftar tokoh dan lembaga nan datang dalam aktivitas tersebut:
| Pemerintah Daerah | Bupati Lahat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Dinas Pemuda dan Olahraga |
| Keamanan & Wilayah | Kapolres Lahat, Camat Lahat Selatan, Kepala Desa Tanjung Payang |
| Organisasi & Tokoh | Ketua DPD Tani Merdeka Lahat, Tokoh Muda, dan Tokoh Masyarakat |
| Peserta | Mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta dan Siswa SMPN 1 Lahat Selatan |
Sementara itu, Ketua KKM Universitas PTIQ Jakarta, Fathammubina, nan juga menjabat sebagai Koordinator Pusat Presidium Nasional Forkom BEM/DEMA PTAI Se-Indonesia, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Lahat atas sambutan hangat nan diberikan.
Dalam pesannya kepada para peserta, Fathammubina menekankan pentingnya ketekunan dalam menuntut ilmu. Ia mengutip pepatah Arab nan terkenal untuk memotivasi para mahasiswa dan siswa nan hadir.
“Bersungguh-sungguhlah dalam belajar, lantaran belajar adalah proses dan sukses adalah sebuah hasil. Sebagaimana dalam Nusushul Adabiyah disebutkan, ‘Man Jadda Wajada’, peralatan siapa nan bersungguh-sungguh maka bakal dapatlah ia,” tegasnya.
Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Lahat. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto berbareng sebagai simbol sinergi antara akademisi dan pemerintah wilayah dalam menyukseskan program KKM serta Seminar Kebangsaan di Bumi Seganti Setungguan. (Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·