ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal berburu pengemplang pajak, agar alim memenuhi tanggungjawab pembayaran pajaknya, sekaligus mengejar sektor ekonomi nan selama ini belum masuk ke sistem perpajakan.
Cara itu dilakukan oleh Purbaya sebagai upaya dalam memperluas pedoman pajak, dengan tujuan akhir mengejar sasaran setoran pajak dalam APBN 2026 nan senilai Rp 2.357,7 triliun tanpa kudu meningkatkan tarif pajak.
"Misalnya gini, salah satu nan kita kerjakan itu apa? Pajak penghasilan PPN dari nan jualan online kan. Tadinya didiemin, sekarang kita minta bayar," kata Purbaya saat ditemui awak media di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Dalam ekspansi pedoman perpajakan, Purbaya menegaskan pemerintah tidak melulu perlu meningkatkan tarif pajak.
Dengan langkah mengejar kepatuhan para pengemplang pajak dan memperluas pedoman pajak, dia percaya diri dapat memenuhi target, meski dalam outlook Laporan Semester I-2026 hanya bakal terealisasi Rp 2.310,8 triliun alias 98,8%.
"Kita tidak meningkatkan tarif pajak, tapi nan kudu bayar pajak ya bayar. Jadi itu maksudnya ekstensifikasi. Untuk mencari nan tadinya harusnya bayar pajak nggak bayar, jadi bayar," ucapnya,
"Kalau duit saya lebih banyak kan kelak kita bisa salurkan lebih banyak ke masyarakat lagi," lanjut Menkeu Purbaya.
Adapun salah satu sasaran Purbaya untuk eksetensifikasi, selain mengejar para pengemplang pajak adalah menjangkau tanggungjawab pajak sektor informal, hingga aktivitas ekonomi gambaran (shadow economy). Di samping ekonomi digital nan telah mulai dilakukan.
"Untuk menjangkau ekonomi digital, shadow economy, dan sektor informal," ujar Purbaya.
Ia memastikan, dalam menerapkan kebijakan pajak ini, pemerintah tidak bakal mengejar orang-orang nan sudah alim memenuhi ketentuan perpajakannya, termasuk orang kaya melalui kebijakan intensifikasi.
"Enggak. Enggak dikejar, tapi biasa aja. Kalau sudah bayar pajak ya sudah. Saya enggak bakal ngejar-ngejar orang kaya. Orang kaya saya periksa, atur semuanya sampai dia bangkrut, enggak begitu. Jadi saya enggak bakal motong angsa emasnya. Saya bakal ngumpulin telurnya," paparnya.
(arj/arj)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·