Cuaca Buruk, Km Ratna Ningsih Alami Kecelakaan Laut, 3 ABK Hilang

4 jam yang lalu 5
Cuaca Buruk, Km Ratna Ningsih Alami Kecelakaan Laut, 3 ABK Hilang Sejumlah kapal milik nelayan di Cirebon tetap bersandar di sekitar pelabuhan.(MI/NURUL HIDAYAH)

KAPAL Motor (KM) Ratna Ningsih mengalami kecelakaan laut di perairan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Cuaca buruk diduga menjadi penyebabnya.

Berdasarkan info nan sukses dihimpun, KM Ratna Ningsih mengalami kecelakaan laut di Perairan Balongan, Kamis (23/7) awal hari. Diduga kapal nan bertonase 6 Gross Ton (GT) tenggelam karena  cuaca buruk,  ialah akibat hantaman gelombang tinggi serta kelebihan muatan barang.

Kejadian bermulai saat  KM Ratna Ningsih bertolak dari pangkalan nelayan di Desa Majakerta, Kamis (23/7)  sekitar pukul 03.30 WIB menuju arah laut lepas. Selain memuat 3 ABK, perahu ukuran 6 GT itu juga mengangkut muatan berupa 11 drum oli. Muatan tersebut rencananya bakal dipasok untuk keperluan kapal tanker nan sedang berada di Single Point Mooring (SPM) 35 Balongan.

Namun, di tengah perjalanan, sekitar pukul 05.00 WIB, KM Ratna Ningsih diduga tidak kuat menahan terjangan gelombang nan tinggi. Ombak besar pun langsung menerjang lambung kapal hingga mengakibatkan perahu tersebut terbalik, lampau tenggelam.

“Namun sang nahkoda kapal, Warnita, 62, penduduk Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, sukses selamat,” tutur Kasat Polairud Kasat Polairud Polres Indramayu, AK Asep Suryana, Jumat (24/7).


 ABK Hilang


Namun, tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) hingga sekarang tetap dinyatakan hilang. Tiga ABK nan lenyap adalah Sarto, 25, Ayo, 28, dan Adnan,28. Semuanya merupakan penduduk Desa Majakerja, Kecamatan Balongan.

Selamatnya sang nakhoda kapal, diketahui setelah sukses dievakuasi oleh personil TNI AL berjulukan Aldi nan bekerja di Island Bearth ITB Balongan.

Begitu memandang perahu itu karam, Aldi bergegas melakukan upaya penyelamatan. Untungnya, Warnita saat kejadian terjadi mengenakan jaket pelampung, sehingga dia tidak ikut tenggelam.

“Sewaktu dievakuasi oleh petugas, korban sudah memakai jaket pelampung,” kata Asep.  

Upaya pencarian ABK nan hilang, lanjut dia, sudah mereka lakukan. Hari ini pun upaya pencarian tetap dilakukan namun hingga sore ini belum membuahkan hasil.

“Upaya pencarian di hari pertama kemarin ditutup lebih sigap lantaran cuaca buruk,” tutur Asep.

Tingginya  ombak nan disertai angin kencang menjadi kondisi  serius nan dihadapi petugas di lapangan.

Operasi  pencarian ini melibatkan tim gabungan, ialah Satpolairud Polres Indramayu personel dari BPBD, Basarnas, serta TNI-AL.

Selengkapnya