Sebelumnya Jaksa Agung ST Burhanuddin sudah bersurat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan usulan nama-nama pengganti Jampidsus, Febrie Adriansyah nan mengundurkan diri lantaran terseret kasus korupsi.
"Hari ini bakal ditindaklanjuti secara administratratif," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dalam kesempatan itu Prasetyo juga membacakan beberapa nama nan bakal mengisi posisi strategis di Kejagung. Berikut perinciannya:
1. Nana Mulyani sebagai Wakil Jaksa Agung
2. Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda bagian Tindak Pidana Umum
3. Kuntandi sebagai Jaksa Agung Muda bagian Tindak Pidana Khusus
4. Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kabandiklat
5. Patris Yusrian sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset
Rotasi dan mutasi
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melakukan rotasi dan mutasi terhadap 29 pejabat di Korps Adhyaksa, termasuk jejeran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Mutasi dan rotasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 381 tanggal 22 Juli 2026. Surat itu ditandatangani langsung oleh Burhanuddin.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna membenarkan adanya rotasi itu. Ia menyebut perihal ini merupakan perihal nan biasa serta dalam rangka menjaga pelayanan kepada masyarakat di sektor hukum.
"Ini merupakan perihal biasa bagian dari proses promosi dan rotasi penyegaran organisasi serta untuk mengisi kekosongan beberapa jabatan," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (22/7/2026).
"Dalam rangka kelancaran pelayanan kepada masyarakat alias publik terutama dalam pelayanan dan penegakan hukum," imbuhnya.
Dalam mutasi itu, salah satu nan diganti Jaksa Agung ialah Syarief Sulaeman Nahdi dari posisi Direktur Penyidikan di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
Syarief sekarang ditempatkan sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung. Posisinya kemudian digantikan Rinaldi Umar nan menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten. Rinaldi sendiri termasuk dalam 'Tim 9' nan menangani kasus korupsi mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.
Selain itu, Jaksa Agung juga merotasi Muhammad Syarifuddin dari Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Posisi Syarifuddin kemudian diganti oleh Erich Folanda nan sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Selanjutnya, Burhanuddin turut merotasi dua Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus ialah Dandeni Herdiana dan Andi Suharlis.
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

2 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·