Demo Partai Kecoa Ricuh di Tetangga RI, Massa Ngamuk Soal Ujian Bocor

1 hari yang lalu 3

Kebocoran soal ujian masuk nasional untuk sekolah kedokteran pada bulan Mei lampau memaksa sekitar 2 juta siswa untuk mengulang ujian.

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Kebocoran soal ujian masuk nasional untuk sekolah kedokteran pada bulan Mei lampau memaksa sekitar 2 juta siswa untuk mengulang ujian, dan menyebabkan beberapa di antaranya bunuh diri dan merupakan tanda korupsi nan mengakar dalam pendidikan. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Gerakan nan telah berjalan selama beberapa bulan dan protes tersebut dipandang sebagai tantangan publik terbesar bagi Perdana Menteri Narendra Modi di masa kedudukan ketiganya, menarik jutaan pendukung di media sosial sebelum memperluas daya tariknya ke partai-partai oposisi. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

"Mundur, mundur," teriak para demonstran. "Dharmendra Pradhan mundur", "Narendra Modi mundur," kata mereka dalam bahasa Hindi. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Dalam unjuk rasa tersebut pada demonstran juga menuntut pembebasan Wangchuk nan sedang melakukan mogok makan sebagai corak solidaritas dengan aktivitas tersebut pengunduran diri Pradhan dan kompensasi sebesar 10 juta rupee ($104.000) alias sekitar Rp 1,86 miliar untuk setiap mahasiswa nan meninggal lantaran bunuh diri setelah kebocoran tersebut. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Sekitar 12 orang telah bunuh diri, menurut laporan media setempat dikutip dari Reuters. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Pendiri CJP Abhijeet Dipke dan para pendukungnya mengatakan bakal mengakhiri protesnya juga jika personil parlemen dan pemimpin partai politik menemuinya di rumah sakit dan meyakinkannya bahwa syarat-syarat tersebut bakal dipenuhi. (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Ricuh pendukung partai kecoa saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan lantaran kebocoran kertas ujian, dekat Jantar Mantar, New Delhi, India, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Adnan Abidi)

Sementaram Menteri Kesehatan India J.P. Nadda mengatakan pada hari Senin bahwa dia telah meminta semua demonstran 'gerakan kecoa' untuk mengakhiri tindakan duduk mereka dan membantu pemerintah dalam memulihkan keadaan normal, setelah berjumpa dengan dua pemimpin aktivitas tersebut. (REUTERS/Adnan Abidi)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya