Desak Made Rita Fokus Pertajam Catatan Waktu Demi Peringkat Satu Dunia IFSC

1 jam yang lalu 4
Desak Made Rita Fokus Pertajam Catatan Waktu Demi Peringkat Satu Dunia IFSC Atlet panjat tebing nomor speed putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi.(ANTARA/M Risyal Hidayat)

ATLET panjat tebing jagoan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menegaskan komitmennya untuk terus mempertajam catatan waktu demi mempertahankan posisi ranking satu bumi pada disiplin speed putri. Berdasarkan info Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), atlet asal Buleleng ini tetap kokoh di puncak klasemen.

“Saya lebih ke meningkatkan kapabilitas dalam memanjat ya, meningkatkan catatan waktu,” ujar Desak usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Jumat (24/7/2025).

Keberhasilan Desak menduduki takhta tertinggi bumi diraih setelah dia memenangkan World Climbing Series (WCS) di Krakow, Polandia. Kemenangan tersebut memberinya tambahan poin signifikan sebelum dia bertolak menuju seri berikutnya di Chamonix.

Profil Performa Desak Made Rita Kusuma Dewi:

Kategori Data/Pencapaian
Peringkat Dunia (IFSC) 1 (Satu)
Total Poin 3.670 Poin
Catatan Waktu Terbaik 6,07 Detik (WCAC Meishan, Tiongkok)
Target Berikutnya Di bawah 6,07 Detik

Desak menyadari bahwa persaingan di kategori speed putri semakin dinamis. Banyak atlet dari negara lain nan sekarang bisa menembus catatan waktu di bawah 6,5 detik. Hal ini membuatnya tidak bisa bersantai dan kudu terus memacu diri.

“Semua negara itu persaingannya sudah sangat ketat. Sekarang lebih ke kepercayaan pada diri sendiri gimana fokus. Kalau sudah konsentrasi pada diri sendiri, saya percaya saya bisa,” tuturnya optimis.

Mengenai agenda kompetisi, atlet berumur 25 tahun ini bakal kembali konsentrasi setelah menjalani masa libur singkat. Sasaran utama dalam waktu dekat adalah arena Asian Games, disusul dengan rangkaian seri World Cup di Amerika Serikat dan Tiongkok untuk terus mengamankan poin ranking dunia.

Dorong Fasilitas Internasional di Bali

Selain konsentrasi pada prestasi pribadi, Desak juga meletakkan perhatian besar pada regenerasi atlet panjat tebing di tanah kelahirannya, Bali. Ia memandang potensi besar pada atlet-atlet muda Bali nan mempunyai postur dan kapabilitas memanjat nan mumpuni.

Kepada Gubernur Bali, Desak menyampaikan aspirasi agar pemerintah wilayah segera membangun akomodasi latihan nan memadai. “Saya berambisi di Bali sigap dibangun tembok panjat bertaraf internasional. Itu bisa menambah semangat atlet berlatih,” pungkasnya. (Ant/Z-1)

Selengkapnya