Influencer Meksiko César Gastélum tewas ditembak saat siaran langsung TikTok di Culiacán. Polisi menyelidiki dugaan keterkaitan dengan kartel narkoba.(Instagram)
INFLUENCER asal Meksiko, César Gastélum, tewas ditembak pada Selasa lampau saat sedang melakukan siaran langsung (live streaming) di depan sebuah restoran sigap saji di Culiacán, negara bagian Sinaloa.
Gastélum, nan mempunyai lebih dari 600.000 pengikut di platform TikTok, ditembak oleh dua orang tak dikenal berhelm nan mengendarai sepeda motor. Pejabat keamanan negara bagian Sinaloa mengonfirmasi kematian Gastélum dan menyatakan bahwa operasi keamanan skala besar tengah digelar usai kejadian tersebut.
Kabinet Keamanan Federal Meksiko menyampaikan pihak berkuasa sedang menyelidiki apakah penembakan tersebut berangkaian dengan unggahan media sosial milik korban. Dalam beberapa unggahannya, Gastélum disebut pernah menyinggung salah satu faksi dari golongan kriminal. Pihak berkuasa federal berbareng Kejaksaan Sinaloa sekarang tengah menganalisis rekaman kamera pengawas dan bukti lain untuk mengidentifikasi serta menangkap para pelaku.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengaitkan perhatian serius pemerintah terhadap kasus ini dan menegaskan bahwa proses norma sedang berjalan.
"Pelaku lapangan, dan, jika ada, dalangnya, kudu ditangkap, dan argumen di kembali pembunuhan tragis ini kudu diungkap," ujar Sheinbaum dalam konvensi persnya.
Wilayah Culiacán dan kota-kota lain di Sinaloa memang tengah dibayangi maraknya kejahatan terorganisir. Berdasarkan laporan LSM International Crisis Group, dua faksi Kartel Sinaloa, ialah Los Mayos dan Los Chapitos, terlibat berantem memperebutkan wilayah kekuasaan sejak September 2024. Perseteruan kedua faksi nan menggunakan senjata api, kendaraan lapis baja, hingga drone ini memicu tindakan kekerasan tinggi di Sinaloa. Faksi Los Mayos mendukung pendiri kartel Ismael "Mayo" Zambada, sementara Los Chapitos memihak pada family Joaquín "Chapo" Guzmán.
Tragedi nan menimpa Gastélum menambah panjang daftar pembunuhan pembuat konten di Meksiko saat sedang siaran langsung. Pada Mei 2025, beauty influencer Valeria Márquez juga tewas ditembak saat live TikTok di sebuah salon di Zapopan, Jalisco.
Dalam kasus Márquez, otoritas Meksiko telah menangkap Ramón Ángel Álvarez Ayala namalain "R1", ketua golongan pidana Los Rs nan terafiliasi dengan Kartel Jalisco New Generation (CJNG). Sekretaris Keamanan Federal Omar García Harfuch menjelaskan bahwa anak dari Álvarez Ayala, Francisco, nan mempunyai hubungan asmara dengan Márquez, diduga meminta ayahnya merencanakan pembunuhan tersebut setelah sebelumnya sempat melontarkan ancaman. Hingga kini, Francisco tetap dalam pencarian kepolisian. (CNN/Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·