Distribusi BBM di Medan Dipercepat, Armada dan Personel Distribusi Ditambah

1 hari yang lalu 5
Distribusi BBM di Medan Dipercepat, Armada dan Personel Distribusi Ditambah Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Elnusa Petrofin (EPN) terus memperkuat support operasional kepada PT Pertamina Patra Niaga guna mempercepat normalisasi pengedaran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan. Penguatan dilakukan melalui penambahan armada, personel, percepatan support teknis, pengendalian waktu distribusi, hingga peningkatan aspek kesehatan dan keselamatan pekerja.

Langkah terbaru nan dilakukan perusahaan adalah menambah 18 unit mobil tangki melalui skema spot charter nan dilengkapi Awak Mobil Tangki (AMT). Dengan tambahan tersebut, total armada nan sekarang beraksi mencapai 194 unit.

Selain armada, Elnusa Petrofin juga memperkuat sumber daya manusia dengan menambah jumlah AMT perbantuan menjadi 42 orang. Operasional pengedaran turut didukung 20 pengemudi support dari satuan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) TNI untuk memastikan pengedaran melangkah kondusif dan tepat waktu.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan mengatakan seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Pertamina Patra Niaga memulihkan kelancaran distribusi BBM di Medan.

"Kami terus melakukan penguatan dari hulu proses pengedaran hingga pemantauan armada di lapangan. Penambahan mobil tangki dan personel, pengendalian RTH secara intensif, serta percepatan perbaikan armada kami jalankan agar setiap mobil tangki dapat berputar lebih sigap dan pasokan ke SPBU semakin optimal. Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Patra Niaga dalam mempercepat normalisasi pengedaran BBM bagi masyarakat Medan," kata Doni dalam keterangannya, Senin (20/7).

Dalam mendukung percepatan distribusi, perusahaan juga memperketat pemantauan Round Trip Hour (RTH) mobil tangki melalui Road Traffic Control (RTC) berbareng tim pusat. Pemantauan dilakukan secara real time untuk memastikan armada segera kembali ke depot setelah melakukan pengiriman sehingga dapat kembali digunakan dalam siklus pengedaran berikutnya.

Fokus pengawasan meliputi mobil tangki nan diperkirakan tiba di SPBU dalam waktu kurang dari satu jam, armada nan telah melampaui standar RTH (over RTH), serta kendaraan nan diproyeksikan kembali ke depot dalam waktu kurang dari satu jam.

Dari sisi teknis, Elnusa Petrofin juga menambah mekanik dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) serta memperkuat kesiapan suku cadang. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan sehingga armada tetap dalam kondisi prima selama mendukung pengedaran BBM.

Lebih lanjut, di tengah upaya percepatan normalisasi distribusi, perusahaan menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan personel juga tetap menjadi prioritas utama. Elnusa Petrofin menerapkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan, termasuk melalui penerapan Fatigue Management System untuk mengendalikan akibat kelelahan para AMT.

Melalui sistem tersebut, jam kerja dan waktu rehat pengemudi dipantau secara ketat agar setiap personel mempunyai waktu pemulihan nan cukup sebelum kembali bertugas. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keselamatan perjalanan sekaligus memastikan kelancaran pengedaran BBM.

Perusahaan juga memberikan support berupa makanan bergizi, suplemen, vitamin tambahan, serta mengoptimalkan pemanfaatan rest area sebagai tempat rehat bagi para AMT. Selain itu, jasa Medic On Call disiagakan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terpantau selama bertugas.

"Kesehatan, kebugaran, dan keselamatan seluruh personel nan bekerja tetap menjadi perhatian utama kami. Pengaturan jam kerja dan jam istirahat, pemantauan kondisi AMT, serta support makanan tambahan, vitamin, pit stop, dan rest area merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan operasi tetap andal tanpa mengabaikan keselamatan pekerja," ujarnya.

Elnusa Petrofin menyatakan terus berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, abdi negara terkait, serta pengelola SPBU untuk mengevaluasi kebutuhan operasional di lapangan. Pemantauan pengedaran maupun kondisi personel bakal terus dilakukan hingga pasokan BBM di Kota Medan kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. (H-2)

Selengkapnya