Dubes Arab Saudi Jamin Keamanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

3 jam yang lalu 5
ARTICLE AD BOX
Dubes Arab Saudi Jamin Keamanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi saat ditemui di kediamannya di Jakarta, Senin (13/7/2026).(ANTARA/Kuntum Khaira Riswan)

DUTA Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memberikan agunan keamanan bagi masyarakat Indonesia nan berencana menunaikan ibadah haji maupun umrah. Penegasan ini disampaikan menyusul meningkatnya eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di area Timur Tengah, baru-baru ini.

Saat ditemui di kediamannya di Jakarta, Senin (13/7) malam, Dubes Al Amoudi menyatakan bahwa kondisi keamanan di Arab Saudi tetap stabil dan terjaga. Ia meminta para calon jemaah asal Indonesia untuk tidak merasa cemas terhadap situasi nan berkembang.

"Alhamdulillah, Arab Saudi stabil, baik di masa lalu, saat ini, maupun di masa mendatang. Seratus persen aman, baik bagi penduduk negara Saudi, masyarakat nan tinggal di Saudi, maupun para pengunjung," tegas Al Amoudi.

Konektivitas Udara Tetap Normal

Selain menjamin keamanan bentuk di wilayah kerajaan, Dubes Al Amoudi juga memastikan bahwa jalur transportasi udara dari Indonesia menuju Arab Saudi tidak mengalami gangguan. Hingga saat ini, operasional penerbangan tetap melangkah sesuai agenda normal.

Ia merinci bahwa maskapai nasional Saudia terus mengoperasikan penerbangan langsung setiap hari, belum termasuk jasa dari maskapai lain nan menggunakan rute transit menuju Jeddah.

Aspek Keterangan
Status Keamanan 100% Aman dan Stabil
Penerbangan Langsung 5 Penerbangan/Hari (Maskapai Saudia)
Rute Alternatif Tersedia via transit maskapai lain
Hubungan Bilateral Kemitraan Strategis (Transportasi & Logistik)

Konteks Eskalasi Kawasan

Pernyataan Dubes Saudi ini merespons kekhawatiran publik akibat saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran. Pada Minggu (11/7), Iran menyatakan telah menyerang pangkalan militer AS di beberapa negara seperti Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman. Serangan tersebut merupakan jawaban atas tindakan AS terhadap sejumlah sasaran di Iran sebelumnya.

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa operasi militer mereka bermaksud untuk melemahkan keahlian Iran dalam mengganggu pelayaran sipil dan kapal komersial di Selat Hormuz.

Meski dinamika regional memanas, Dubes Al Amoudi menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Arab Saudi justru semakin kuat melalui kemitraan strategis di beragam sektor. Kedua negara berkomitmen untuk terus meningkatkan level kerja sama bilateral ke tingkat nan lebih tinggi. (Ant/Z-1)

Selengkapnya