Es Jagung Hawai Jadi Inspirasi Bekal Sekolah, Ini Resep Praktisnya

1 hari yang lalu 9
Es Jagung Hawai Jadi Inspirasi Bekal Sekolah, Ini Resep Praktisnya es jagung hawai.(Instagram/@zhea_zee.)

MENYIAPKAN bekal sekolah nan praktis sekaligus disukai anak tetap menjadi tantangan bagi banyak Ibu di Indonesia. Salah satu menu nan bisa menjadi inspirasi adalah Es Jagung Hawai, minuman berbahan dasar jagung manis nan dipadukan dengan susu evaporasi, air kelapa, krimer kental manis, cincau hitam, jelly kelapa muda, dan taburan keju parut.

Perpaduan rasa manis jagung dengan gurih susu serta segarnya air kelapa menghasilkan minuman nan cocok dinikmati sebagai pelengkap bekal sekolah maupun camilan di rumah. Selain menggunakan bahan nan mudah ditemukan, proses pembuatannya pun relatif sederhana sehingga dapat dipraktikkan oleh siapa saja. Tak hanya untuk konsumsi keluarga, Es Jagung Hawai juga dinilai mempunyai kesempatan untuk dikembangkan sebagai produk upaya rumahan maupun menu minuman di kantin sekolah lantaran menggunakan bahan baku nan mudah diperoleh dengan proses pembuatan nan sederhana.

Resep Es Jagung Hawai menjadi salah satu inspirasi nan diperkenalkan PT Etika Beverages Indonesia melalui Dairy Champ dalam kampanye Back to School: Bekal Juara dari Rumah. Kampanye tersebut bermaksud membantu orang tua menghadirkan bekal nan praktis, lezat, dan mudah dibuat, sekaligus mendorong kebiasaan membawa bekal sebagai bagian dari pemenuhan gizi anak.

Kampanye tersebut berangkat dari hasil survei Dairy Champ terhadap lebih dari 700 ibu di Indonesia. Hasilnya menunjukkan lebih dari 90% responden mengaku rutinitas pagi saat anak kembali ke sekolah terasa sangat padat. 

Meski demikian, sekitar tujuh dari 10 ibu tetap konsisten menyiapkan bekal dari rumah. Di sisi lain, nyaris 50% ibu mengaku kesulitan menyiapkan bekal, sementara sekitar 40% tetap kebingungan mencari ragam menu agar anak tidak jenuh dan mau menghabiskan makanannya.

Head of Marketing PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, mengatakan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa di tengah rutinitas pagi nan semakin sibuk, banyak orang tua tetap berupaya meluangkan waktu untuk menyiapkan bekal bagi anak.

"Kami mau membantu orang tua menemukan inspirasi bekal nan lebih sederhana dan mudah disiapkan agar anak tetap antusias menghabiskan makanannya," ujar Dodi.

Resep Es Jagung Hawai ala Dairy Champ

Bahan jagung:

1. 2 buah jagung manis, dipipil
2. 25 gram tepung maizena
3. 50 gram gula pasir
4. 50 ml air

Bahan kuah:
1. 300 ml susu evaporasi
2. 300 ml air kelapa
3. 200 ml krimer kental manis
4. ¼ sendok teh garam

Bahan pelengkap:
1. 100 gram cincau hitam, pangkas dadu
2. 100 gram jelly alias daging kelapa muda

Pelengkap:
1. Keju parut secukupnya
2. Sirup cocopandan sesuai selera (opsional)
3. Es batu secukupnya

Cara membuat:

1. Haluskan sekitar dua sendok makan jagung, kemudian rebus berbareng sisa jagung hingga matang.
2. Larutkan maizena dengan sedikit air, lampau masukkan ke rebusan jagung berbareng gula pasir dan kombinasi hingga mengental.
3. Didihkan air kelapa, tambahkan garam, kemudian masukkan susu evaporasi dan krimer kental manis sembari diaduk hingga tercampur rata.
4. Siapkan gelas alias mangkuk, lampau masukkan es batu, olahan jagung, cincau, dan jelly alias daging kelapa muda.
5. Tuang kuah secukupnya, kemudian tambahkan keju parut serta sirup cocopandan jika diinginkan. Sajikan dalam keadaan dingin.

Certified Positive Discipline Parent Educator Damar Wijayanti menilai bekal sekolah tidak hanya berangkaian dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan emosional dalam keluarga.

"Dalam pendekatan Positive Discipline, melibatkan anak memilih menu alias menyiapkan bekal berbareng dapat memperkuat hubungan orang tua dan anak, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kebiasaan positif," ujar Damar.

Menurutnya, melibatkan anak dalam proses menyiapkan bekal dapat membikin mereka merasa dihargai sekaligus lebih antusias menghabiskan makanan nan dibawa dari rumah. 

Dengan begitu, bekal bukan hanya menjadi sumber daya selama di sekolah, tetapi juga menjadi corak perhatian orang tua nan dapat membangun kebiasaan makan nan lebih baik sekaligus mempererat hubungan dalam keluarga. (All source/P-3)

Selengkapnya