Evakuasi Truk Tersangkut di JPO Tendean Selesai Setelah 12 Jam

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
Evakuasi Truk Tersangkut di JPO Tendean Selesai Setelah 12 Jam Lokasi tempat kejadian truk nan membawa muatan perangkat berat hingga tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).(Ditlantas Polda Metro Jaya.)

PROSES pemindahan truk pengangkut perangkat berat nan tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akhirnya rampung pada Selasa menjelang sore. Drama pemindahan nan berjalan selama lebih dari 12 jam tersebut melibatkan koordinasi ketat antarinstansi untuk mengangkat material jembatan nan ambruk akibat hantaman kendaraan bertonase besar.

Insiden nan bermulai pada Selasa (14/7) dini hari ini menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur JPO. Sebagian rangka besi dan genting jembatan roboh setelah dihantam oleh ekskavator pengebor nan diangkut oleh truk towing tersebut. Kondisi di lapangan menunjukkan tiang-tiang penyangga JPO miring dan nyaris roboh, bertumpu langsung pada bagian atas perangkat berat nan terjepit.

Kronologi dan Proses Evakuasi nan Menegangkan

Evakuasi dimulai secara intensif sejak pagi hari dengan melibatkan personel campuran dari TNI, Kepolisian, Dinas Bina Marga, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Mengingat akibat keruntuhan struktur nan lebih parah, petugas kudu bekerja dengan penuh kehati-hatian.

Suasana di letak terpantau tegang saat deru mesin mobile crane berkapasitas besar mulai beroperasi. Petugas dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta kudu memanjat untuk memasang tali sling crane dan memastikan pengait terpasang kuat pada rangka besi JPO nan ringsek. Setelah material jembatan sukses diangkat sedikit demi sedikit, truk nan sebelumnya terjepit akhirnya dapat dikeluarkan dari bawah struktur nan rusak.

Catatan Teknis: Penggunaan mobile crane dalam pemindahan ini bermaksud untuk meminimalisir beban tetap pada truk agar kendaraan pengangkut dapat bergerak mundur tanpa meruntuhkan sisa struktur jembatan nan tetap menggantung.

Rekayasa Lalu Lintas dan Dampak Kemacetan

Akibat kejadian ini, arus lampau lintas di area Mampang dan Kuningan mengalami kelumpuhan total pada jam berangkat kerja. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya segera menerapkan rekayasa lampau lintas untuk mengurai kepadatan nan mengular hingga ke Simpang Kuningan (HR Rasuna Said) dan Warung Buncit.

Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyatakan bahwa pengaturan arus dilakukan sejak subuh. "Anggota kami sudah bersiaga di lapangan sejak subuh. Secara tidak langsung, arus kendaraan kami upayakan mengalir lewat lajur dua dan lajur tiga secara bergantian sebelum penutupan total dilakukan untuk proses pengangkatan," ujar Robby.

Beberapa langkah taktis nan diterapkan kepolisian antara lain:

  • Menutup sementara akses naik ke layang Kapten Tendean dari arah Hotel Mercure.
  • Pengendara dari arah Tendean menuju Senopati dialihkan masuk ke jalur Warung Buncit, kemudian diarahkan belok kiri.
  • Pengendara menuju Blok M diarahkan lurus ke Jalan Mampang Prapatan Raya untuk berputar kembali di U-turn terdekat.

Evaluasi Keamanan Kendaraan Bertonase Besar

Insiden ini menjadi pengingat krusial bagi para operator logistik dan pengangkut perangkat berat mengenai pentingnya pemetaan rute dan pemahaman terhadap clearance (ketinggian maksimal) prasarana jalan di Jakarta. Truk pengangkut ekskavator pengebor ini terbukti melampaui pemisah ketinggian kondusif JPO Kapten Tendean, nan berujung pada kerusakan akomodasi publik dan kerugian mobilitas warga.

Hingga buletin ini diturunkan, petugas tetap melakukan pembersihan sisa-sisa material di letak kejadian. Pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta dijadwalkan bakal melakukan survei menyeluruh terhadap kekuatan sisa struktur JPO untuk menentukan apakah jembatan tersebut kudu dibongkar total alias dapat diperbaiki sebagian demi keamanan pejalan kaki. (Ant/I-1)

Detail Kejadian Keterangan
Lokasi JPO Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan
Waktu Kejadian Selasa Dini Hari
Durasi Evakuasi ± 12 Jam
Alat Berat Terlibat Ekskavator Pengebor
Selengkapnya