Face Recognition kian Diminati, 148 Ribu Pelanggan Manfaatkan Layanan di Stasiun Tegal

1 jam yang lalu 5
Face Recognition kian Diminati, 148 Ribu Pelanggan Manfaatkan Layanan di Stasiun Tegal Ilustrasi calon penumpang sedang melakukan jasa Face Recognition Boarding Gate di Stasiun KA.(Dok KAI DAOP 4 Semarang)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 148.274 pengguna KA Jarak Jauh di Stasiun Tegal telah memanfaatkan jasa Face Recognition Boarding Gate (layanan tiket pemindai wajah) hingga Juli 2026. Angka tersebut meningkat 329 pengguna alias sekitar 0,22% persen dibandingkan periode nan sama tahun 2025 nan tercatat sebanyak 147.945 pelanggan.

Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan antusiasme pengguna terhadap jasa boarding berbasis digital nan menawarkan proses keberangkatan lebih cepat, mudah, dan praktis. Melalui teknologi pengenalan wajah, pengguna nan telah melakukan registrasi cukup melakukan pemindaian wajah untuk verifikasi identitas tanpa perlu menunjukkan arsip bentuk maupun mencetak boarding pass.

Selain memberikan kemudahan dalam proses perjalanan, pemanfaatan Face Recognition Boarding Gate juga mendukung upaya efisiensi operasional serta penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, penggunaan jasa ini telah membantu mengurangi kebutuhan kertas boarding pass, sehingga turut menekan penggunaan sumber daya dan biaya operasional.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa transformasi digital nan terus dilakukan KAI bermaksud menghadirkan pengalaman perjalanan nan semakin nyaman sekaligus mendukung operasional nan lebih efektif dan ramah lingkungan.

"Face Recognition Boarding Gate merupakan salah satu penemuan nan memberikan kemudahan nyata bagi pelanggan. Proses boarding menjadi lebih sigap dan praktis, sementara di sisi lain penggunaan kertas dapat ditekan secara signifikan. Semakin banyak pengguna nan memanfaatkan jasa ini, semakin besar pula faedah efisiensi dan akibat positif nan dihasilkan," ujar Luqman, Jumat (24/7).

"Setiap pengguna nan memilih boarding secara digital turut menjadi bagian dari upaya menciptakan jasa transportasi nan lebih berkelanjutan. Selain mempercepat alur pelayanan di stasiun, penggunaan teknologi ini juga membantu mengurangi konsumsi material secara berjenjang dan berkesinambungan," tambah Luqman.

KAI Daop 4 Semarang bakal terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Pengembangan jasa berbasis teknologi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan transportasi nan aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan.

"Digitalisasi tidak hanya menghadirkan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga memberikan faedah nan lebih luas bagi lingkungan dan operasional perusahaan. Melalui penemuan seperti Face Recognition Boarding Gate, KAI terus berupaya menghadirkan jasa transportasi masa depan nan semakin modern dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan," pungkasnya. (JI/E-4)

Selengkapnya