Ilustrasi(Dok UGM)
PIMPINAN dan segenap sivitas akademika FH UGM mengecam segala corak intimidasi dan pengekangan terhadap kebebasan beranggapan nan dtjujukan kepada staf pengajar UGM Nabiyla Risfa Izzati.
Dekan FH UGM Dahliana Hasan dalam keterangan tertulisnya berkomitmen untuk melindungi kebebasan akademik staf pengajarnya, dan bakal memberikan support bagi Nabiyla dalam upaya norma nan sedang alias bakal ditempuh.
Dalam pernyataan sikap menyikapi intimidasi dan pengekangan terhadap kebebasan beranggapan nan ditujukan kepada staf pengajar kami, Nabiyla Risfa Izzati, Ph.D., dengan ini Dekan Fakultas Hukum UGM tersebut menyatakan empat poin pernyataan sikap.
Pertama, mengecam segala corak tindakan intimidatif, ancaman, maupun upaya pembungkaman nan mencederai kebebasan akademik. Tindakan tersebut bukan hanya menyerang individu, melainkan mencederai integritas lembaga pendidikan dan prinsip kerakyatan di Indonesia.
Kedua, ketua dan segenap sivitas akademika FH UGM berkomitmen penuh untuk melindungi saudari Nabiyla Risfa Izzati. "Kami menjamin bahwa setiap staf pengajar nan menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi dengan integritas bakal mendapatkan perlindungan dan support penuh dari institusi," tegas dia.
Ketiga, UGM memberikan support moral dan pendampingan norma nan diperlukan bagi saudari Nabiyla Risfa Izzati dalam menghadapi situasi ini. FH UGM siap mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringan nan ada untuk memastikan hak-hak konstitusional nan berkepentingan terlindungi.
Keempat, pihaknya membujuk seluruh komponen sivitas akademika untuk tetap berasosiasi dalam menjaga suasana kebebasan akademik di lingkungan UGM. (H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·