Gak Cuma Buat Listrik, Panas Bumi RI Bisa Dimanfaatkan Untuk Ini

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus memperluas pemanfaatan daya panas bumi. Tak hanya sebagai sumber pembangkit listrik, panas bumi sekarang juga dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata, pemberdayaan masyarakat, hingga produksi hidrogen hijau (green hydrogen).

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi mengatakan perusahaan telah menyelesaikan kajian mengenai pemanfaatan panas bumi di luar sektor kelistrikan alias beyond electricity. Salah satu nan tengah dikembangkan adalah konsep eco resort nan seluruh kebutuhan energinya dipasok langsung dari daya panas bumi.

"Jadi kami hari ini sudah merampungkan kajian di mana panas bumi ini bisa mensupport. Pertama kita Eco Resort. Eco Resort di mana daya listriknya berasal langsung dari panas bumi. Juga kami membikin sustainability. Jadi hari ini PGE ini kan mengembangkan community development-nya itu adalah CSR-nya untuk masyarakat sekitar," kata dia dalam Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Senin (27/7/2026).

Selain itu, PGE juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan uap panas bumi untuk mendukung upaya lokal. Salah satunya adalah proses pengolahan kopi nan dinilai lebih sigap dibandingkan metode konvensional.

PGE juga tengah menyiapkan Geothermal Information Center sebagai pusat edukasi nan bakal memperkenalkan proses pengembangan panas bumi secara menyeluruh, mulai dari eksplorasi, operasional pembangkit, hingga manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan.

Ia menjelaskan, konsep tersebut dirancang agar pengembangan panas bumi tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat dengan mengangkat potensi dan kearifan lokal di sekitar wilayah operasi.

Edwil mengatakan pemanfaatan panas bumi ke depan juga bakal diarahkan untuk mendukung pengembangan pusat info (data center) serta industri hidrogen hijau.

Saat ini, PGE tengah menjalankan pilot project green hydrogen nan diproduksi menggunakan daya panas bumi. Hidrogen hijau tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pengganti daya bersih untuk sektor transportasi maupun industri.

"Kita memandang bahwa hidrogen ini bisa menjadi salah satu pengganti yang electric vehicle hari ini. Nah itu hidrogen itu bakal bisa menjadi bahan baku. Tapi kita juga menyadari jika hidrogen ini tetap banyak hari ini menjadi obstacle-nya," ujarnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya