Gebyar TK 2026 Purwakarta: Momentum Hari Anak Nasional Bangun Karakter Sejak Dini

4 jam yang lalu 5
 Momentum Hari Anak Nasional Bangun Karakter Sejak Dini Hari Anak Nasional(MI/REZA SUNARYA)

Ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memadati Balai Yudistira di Komplek Pemkab Purwakarta pada Jumat (24/7). Kehadiran mereka dalam rangka memeriahkan aktivitas Gebyar TK Tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Anak Nasional.

Momentum ini menjadi sarana krusial untuk menumbuhkan kreativitas, membangun karakter, serta memperkuat kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini. Suasana berjalan meriah dengan kehadiran sekitar 700 peserta nan terdiri dari siswa TK, pembimbing pendamping, hingga orang tua murid.

Berbagai aktivitas edukatif disajikan untuk menghibur sekaligus mendidik anak-anak, mulai dari gelaran seni tradisional, pembacaan puisi, hingga sesi mendengarkan dongeng nan dibawakan oleh Danang berbareng Boneka Odi.

Membangun Kepercayaan Diri Anak

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Purwakarta, Lely Nurlaeli, mengungkapkan bahwa para siswa sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Menurutnya, kesempatan tampil di depan umum merupakan pengalaman berbobot bagi anak-anak untuk membangun rasa percaya diri sejak dini.

“Kami berambisi aktivitas seperti ini terus dilaksanakan lantaran memberikan pengalaman baru bagi anak-anak untuk berani tampil, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka di luar lingkungan sekolah,” ujar Lely.

Ia juga berambisi kualitas pendidikan anak usia awal terus meningkat dengan support seluruh komponen masyarakat. Hal ini bermaksud agar lahir generasi nan kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.

Pesan Karakter dan Kebiasaan Hebat

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, nan membuka aktivitas tersebut, menegaskan bahwa Gebyar TK adalah wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas. Ia menilai proses belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung nan bisa mengasah bakat.

“Gebyar TK menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sekaligus melatih keberanian tampil di hadapan publik melalui aktivitas nan menyenangkan,” kata Sadiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Sadiyah menekankan pentingnya siswa TK menerapkan "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", nan meliputi bangun pagi, beribadah, olahraga, serta mengonsumsi makanan sehat. Selain itu, dia mendorong penerapan karakter Gapura Panca Waluya, ialah Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.

Kadis Pendidikan menambahkan bahwa aktivitas ini diharapkan menciptakan pengalaman belajar nan menyenangkan sehingga anak-anak termotivasi untuk terus bereksplorasi. “Jadikan Hari Anak sebagai momentum hari senang sekarang dan masa depan. Menyayangi anak sama dengan menjaga tegaknya kedaulatan bangsa,” pungkasnya.

Selengkapnya