ARTICLE AD BOX
Pengumuman pemenang Spiel des Jahres(Tangkapan layar Spiel des Jahres livestream)
DUNIA permainan papan (board game) internasional mencatatkan sejarah baru. Pada 12 Juli 2026, juri Spiel des Jahres resmi mengumumkan JinxO, karya desainer asal Surabaya, Martin Ang, sebagai pemenang utama Spiel des Jahres 2026.
Permainan nan diterbitkan oleh penerbit asal Indonesia, Tabletoys Games, ini sukses menyisihkan ratusan pesaing lainnya dalam arena nan kerap dijuluki sebagai "Piala Oscar" bagi industri board game.
JinxO, nan dirilis di pasar Jerman dengan titel Dito! melalui penerbit Game Factory, memulai debutnya di arena SPIEL Essen 2024. Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi industri imajinatif Indonesia, mengingat nominasi dan pemenang penghargaan ini selama puluhan tahun didominasi oleh pembuat asal Eropa dan Amerika Serikat.
Mengenal JinxO: Kekuatan Koneksi dan Perspektif
JinxO adalah sebuah party game nan dirancang untuk semua kalangan, mulai dari pemain kasual hingga pemain berpengalaman. Inti dari permainan ini bukan sekadar adu pengetahuan, melainkan keahlian pemain untuk memahami jalan pikiran orang lain.
Dalam permainannya, pemain diminta menjawab pertanyaan ringan seperti "tiga perihal nan ada di wajah" alias "barang nan dibawa ke tempat tidur".
Poin diberikan jika jawaban pemain cocok dengan pemain lain. Menariknya, poin bingkisan nan lebih besar diberikan jika jawaban tersebut hanya dimiliki oleh tepat satu orang pemain lain, nan kemudian disusun dalam grid sembilan kotak untuk membentuk pola tertentu.
Pernyataan Juri: "Pada pandangan pertama, Dito! (JinxO) tampak seperti kejuaraan poin. Namun pada intinya, gim ini menyatukan kita sebagai kelompok. Kita hanya bisa sukses dengan menebak kesamaan satu sama lain. Ini bukan soal pengetahuan, tapi soal memahami perspektif orang lain dan hatikecil taktis."
Mengapa Penghargaan Ini Penting?
Spiel des Jahres didirikan pada 1978 di Jerman dengan misi memberikan pedoman bagi family dalam memilih permainan berkualitas. Bagi sebuah titel permainan, memenangkan penghargaan ini berfaedah agunan lonjakan penjualan hingga ratusan ribu unit dan pengakuan sebagai bagian dari kanon permainan papan dunia, bersanding dengan nama besar seperti Catan, Carcassonne, alias Ticket to Ride.
Bagi Tabletoys Games dan Martin Ang, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras menembus pasar global. JinxO sekarang telah diterjemahkan ke dalam enam bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, Korea, Jerman, Thailand, dan Hungaria.
Keberhasilan ini juga mengikuti jejak pembuat Asia lainnya seperti Hisashi Hayashi nan memenangkan penghargaan serupa pada tahun 2025 melalui Bomb Buster.
Kemenangan JinxO membuktikan bahwa produktivitas desainer Indonesia bisa bersaing di level tertinggi dan memberikan pengalaman bermain nan universal bagi masyarakat dunia. (berbagai sumber/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·