Harga Daging Sapi Adem Ayem, Mendag Tak Perlu Tambah Kuota Impor

15 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pasokan daging sapi nasional tetap dalam kondisi kondusif meski nilai di sejumlah wilayah mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Menurutnya, pemerintah terus memantau pergerakan nilai sekaligus memastikan pengedaran melangkah lancar agar gejolak tidak meluas.

Kenaikan nilai nan terjadi dinilai tidak dipicu oleh kekurangan stok. Pemerintah justru memandang persoalan utama berada pada kelancaran pengedaran ke sejumlah wilayah nan mengalami kenaikan nilai lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.

"Ya jadi gini, kita terus memastikan stok untuk daging sapi tercukupi ya memang nilai daging sapi itu nilai HET-nya sapi Rp140 ribu (per Kg), nilai rata-rata nasional Rp140 ribu. Nah memang ada beberapa wilayah nan lebih tinggi, ada nan tetap sesuai HET," kata laki-laki nan berkawan disapa Busan itu di Gedung DPR RI, Selasa (21/7/2026).

Harga daging sapi secara nasional tetap berada di sekitar Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski demikian, dia mengakui tetap terdapat sejumlah wilayah nan mencatatkan nilai lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Kondisi tersebut lebih dipengaruhi oleh kelancaran pengedaran daripada persoalan kesiapan pasokan.

"Jadi kita memang distribusinya bakal kita jaga dengan baik ya, jadi daerah-daerah nan misalnya agak naik, kemungkinan besar lantaran distribusi," sebut Budi.

Selain memastikan pengedaran berjalan, pemerintah juga menegaskan stok daging sapi nasional tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, tidak ada argumen bagi masyarakat untuk cemas terhadap kesiapan pasokan.

"Pasokannya cukup nggak ada masalah," ujarnya.

Selama stok dalam negeri tetap memadai, pasokan bakal dioptimalkan melalui sistem pengedaran dan pengelolaan nan sudah berjalan. Artinya kesempatan tambahan kuota impor untuk saat ini belum menjadi opsi.

"Tidak (impor), sesuai neraca komoditas nan ditetapkan jadi nggak ada masalah lantaran stok kan tetap cukup banyak," kata Budi.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya