ARTICLE AD BOX
Erdogan menghadiahkan revolver Gumusay .357 Magnum komplit dengan amunisi kepada para pemimpin NATO usai KTT Ankara sebagai promosi industri pertahanan Turki.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan bingkisan perpisahan nan tak biasa kepada para pemimpin negara personil NATO usai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Rabu (9/7/2026). Para tamu menerima sebuah revolver buatan unik komplit dengan amunisi aktif, menandakan senjata tersebut bukan sekadar pajangan. (Office of the Prime Minister of Belgium/Handout via REUTERS)
Pemberian bingkisan diplomatik itu dinilai mencerminkan upaya Erdogan untuk mempromosikan industri pertahanan dalam negeri Turki. Dalam beberapa tahun terakhir, Ankara semakin mengandalkan produk pertahanannya sebagai instrumen ekspor sekaligus bagian dari kebijakan luar negeri. (Lithuanian President's Office/Handout via REUTERS)
Foto nan dibagikan instansi Presiden Lithuania Gitanas Nauseda kepada Reuters memperlihatkan bingkisan tersebut berupa Gumusay .357 Magnum, revolver enam tembakan langka nan diproduksi oleh perusahaan senjata milik negara Turki, MKE (Mechanical and Chemistry Industry Corporation), pada 1990-an dan sekarang sudah tidak lagi diproduksi. (Lithuanian President's Office/Handout via REUTERS)
Revolver itu dikemas dalam kotak pajangan berbahan kayu nan dihiasi bendera Turki dan logo NATO. Di dalamnya juga terdapat plakat bertuliskan dalam bahasa Turki dan Inggris nan menyebut Gumusay sebagai "pistol jenis revolver pertama nan diproduksi di negara kami." (Lithuanian President's Office/Handout via REUTERS)
Namun, tidak semua pemimpin langsung menyadari bahwa bingkisan tersebut merupakan senjata api asli. Kantor Perdana Menteri Belgia Bart De Wever mengungkapkan bahwa pihaknya baru mengetahui perihal itu setelah tiba di Brussels. Revolver tersebut kemudian segera diserahkan kepada polisi airport untuk diamankan di dalam brankas. (Alastair Grant/Pool via REUTERS)
source on Google

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·