Herdman Bongkar Kekuatan Kamboja Jelang hadapi Indonesia di Piala AFF

20 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Kamboja nan bakal menjadi musuh pertama di Piala AFF 2026. Menurutnya, Kamboja datang dengan modal ritme pertandingan nan lebih baik setelah lebih dulu menjalani laga pembuka.

"Kamboja sudah memainkan satu pertandingan di turnamen ini, nan artinya mereka bakal mempunyai ritme nan bagus dan mereka bakal siap," ujar Herdman.

Meski begitu, pembimbing asal Kanada tersebut menegaskan konsentrasi utama Timnas Indonesia bukan hanya memikirkan kekuatan lawan. Ia mau timnya lebih berkonsentrasi membangun identitas permainan, kekompakan, dan semangat bertanding.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi kami, fokusnya adalah pada identitas strategi kami, hubungan kami, chemistry, semangat tim, dan kemudian percaya bahwa jika kami memberikan nan terbaik nan bisa kami berikan saat ini, kami bakal baik-baik saja," kata Herdman.

Timnas Indonesia bakal memulai perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.

Sementara bagi Kamboja, laga ini menjadi pertandingan kedua di turnamen. Pada pertandingan sebelumnya, mereka kalah dramatis 1-2 dari Singapura. Kamboja sempat menyamakan kedudukan melalui Ouk Sovann setelah tertinggal oleh gol Shawal Anuar, tetapi Ilhan Fandi memastikan kemenangan Singapura lewat gol pada masa injury time.

Hasil tersebut diperkirakan membikin Kamboja tampil lebih ngotot demi mencuri poin saat menghadapi Indonesia. Herdman pun mengakui lawannya mempunyai organisasi permainan nan baik dan disiplin.

"Kami sudah memandang mereka bermain. Mereka tim nan terorganisir dan sangat disiplin. Mereka bakal susah dihadapi. Tapi saat ini kami kudu konsentrasi pada Timnas, apa nan kami lakukan bersama, dan mengambil langkah pertama itu bersama-sama. Semoga apa nan kami tampilkan cukup untuk mendapatkan hasil melawan Kamboja," ujar Herdman.

(rhr/rhr/sry)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya