Hingga Semester I-2026, Produksi Migas PHE Tembus 935.000 BOEPD

56 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina mencatat produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) hingga akhir semester I-2026. Capaian tersebut ditopang oleh beragam program pengeboran, pengembangan, dan pemeliharaan sumur.

Adapun, produksi migas PHE hingga Juni 2026 terdiri atas produksi minyak sebesar 459.000 barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PHE telah menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi, melaksanakan 601 aktivitas workover, serta 13.870 aktivitas well service sebagai upaya menjaga keandalan aset dan mempertahankan tingkat produksi.

Di sisi eksplorasi, PHE terus memperkuat upaya pencarian sumber daya migas baru. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyelesaikan pengeboran 9 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 189 kilometer, dan survei seismik 3D seluas 2.848 kilometer persegi. Aktivitas tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE) serta penambahan persediaan terbukti (P1) sebesar 24,9 MMBOE.

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi PHE dalam menjalankan strategi menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan persediaan melalui aktivitas eksplorasi nan berkelanjutan.

"Kinerja operasional hingga semester pertama 2026 merupakan hasil komitmen seluruh perwira PHE dalam menjalankan operasi hulu migas secara selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan. Kami terus menjaga keseimbangan antara optimasi produksi dari aset eksisting dan pengembangan potensi sumber daya baru agar dapat memberikan kontribusi nan optimal terhadap ketahanan daya nasional," ujar Hermansyah dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, PHE bakal terus mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas melalui percepatan eksekusi program pengeboran, penerapan teknologi, serta peningkatan efisiensi operasi agar dapat memberikan nilai tambah nan berkepanjangan bagi perusahaan dan negara.

"Berbagai capaian nan diraih hingga pertengahan tahun ini menjadi fondasi nan baik untuk menyelesaikan program kerja tahun 2026. Kami optimistis dapat mempertahankan keahlian positif melalui eksekusi program nan disiplin, pengelolaan akibat nan baik, serta kerjasama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian sasaran produksi migas nasional," tambahnya.

PHE bakal terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan upaya hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) nan telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya