Hujan Ekstrem Picu Longsor dan Banjir Dahsyat, 25 Orang Meninggal

1 hari yang lalu 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Hujan monsun nan mengguyur wilayah utara dan timur laut India memicu banjir serta tanah longsor nan menewaskan sedikitnya 25 orang sepanjang akhir pekan. Otoritas setempat juga memperingatkan cuaca ekstrem tetap bakal bersambung dalam beberapa hari ke depan.

Korban jiwa paling banyak terjadi di wilayah Kashmir nan dikelola India. Sedikitnya 15 orang meninggal bumi akibat beragam kejadian nan dipicu hujan deras di distrik Poonch, Rajouri, dan Doda. Seorang pejabat senior kepolisian mengatakan tetap ada sejumlah penduduk nan dilaporkan hilang.

Di negara bagian Nagaland, hujan tanpa henti memicu serangkaian tanah longsor nan merenggut sembilan nyawa. Seorang pejabat senior distrik mengatakan, "tim penyelamat telah menemukan empat jenazah."

Sementara itu, di negara bagian Assam, satu orang dilaporkan meninggal bumi akibat banjir pada Minggu. Badan manajemen musibah setempat menyebut lebih dari 57.000 penduduk di tujuh distrik terdampak hujan lebat nan terus mengguyur area tersebut.

"Kondisi monsun aktif diperkirakan bakal terus bersambung di wilayah barat laut, timur, dan timur laut India selama 6-7 hari ke depan," kata Kantor Meteorologi India dalam unggahan di media sosial X, seperti dikutip Reuters, Senin (20/7/2026). Lembaga tersebut memperkirakan kondisi cuaca ekstrem belum bakal mereda.

Dampak monsun juga meluas ke negara tetangga, Nepal. Badan Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal mencatat sedikitnya 27 orang meninggal bumi sejak musim monsun dimulai pada pertengahan Juni. Selain itu, satu orang tetap dinyatakan lenyap dan 69 lainnya mengalami luka-luka akibat banjir, tanah longsor, hujan deras, serta sambaran petir.

Kepolisian Nepal melaporkan sejumlah ruas jalan utama tertutup material longsor, termasuk jalur nan menghubungkan ibu kota Kathmandu dengan wilayah dataran rendah di selatan negara itu. Kondisi tersebut menghalang mobilitas penduduk dan pengedaran logistik.

Departemen Meteorologi Nepal memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap bakal mengguyur sebagian besar wilayah Himalaya pada Senin. Curah hujan lebat juga diprediksi terjadi di sejumlah titik di Provinsi Koshi, Bagmati, Gandaki, dan Lumbini, sehingga meningkatkan akibat banjir dan longsor di area tersebut.

(tfa/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya