Gunung Cendoro di Jawa Timur .(MI/Faishol Taselan-HO)
JALUR pendakian di Gunung Cendoro, Jawa Timur, ditutup total untuk sementara waktu hingga pemisah nan belum ditentukan.
Langkah tegas ini diambil menyusul kebakaran hutan nan melanda area lereng gunung tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Larangan aktivitas pendakian ini bertindak di seluruh pintu masuk menuju puncak, baik nan diakses melalui wilayah Kabupaten Mojokerto maupun Kabupaten Malang.
“Untuk sementara ditutup tidak boleh ada pendakian,” kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim Jumadi di Surabaya, Jumat (17/7).
Untuk mengantisipasi pendaki nan nekat, petugas campuran telah disiagakan di setiap pintu masuk kedua wilayah tersebut. Petugas juga bakal melakukan patroli di jalur-jalur tikus.
Jika ditemukan ada pendaki nan mencoba menerobos melalui jalan liar, petugas dipastikan bakal langsung mengevakuasi dan menurunkan mereka.
FOKUS KESELAMATAN PENDAKI
Menurut Jumadi, kebijakan penutupan ini murni demi menjaga keselamatan para pendaki. Hingga saat ini, kondisi kebakaran rimba belum sepenuhnya bisa ditanggulangi akibat medan di lapangan nan sangat berat.
“Jika pendaki memaksa tetap naik dikhawatirkan bisa menjadi korban kebakaran. Maka sejak awal kami larang dan ditutup sementara jangan ada pendakian,” kata Jumadi.
Pihak Dinas Kehutanan belum bisa memastikan sampai kapan larangan ini bakal diberlakukan. Saat ini, petugas campuran tetap terus berupaya melakukan pemadaman dengan beragam metode agar kobaran api tidak kian meluas.
WISATA AIR PANAS CANGAR TETAP BUKA
Meskipun jalur pendakian ditutup total, lokasi wisata Air Panas Cangar nan berada di area tersebut dipastikan tetap beraksi secara normal.
Jarak antara titik kebakaran dengan letak wisata pemandian dinilai cukup aman. “Masih tetap dibuka, jaraknya sangat jauh dari letak kebakaran, meski satu kawasan,” katanya. (FL/P-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·