ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - India sedang menggalakkan "globalisasi rupee". Menurut negeri tersebut langkah ini merupakan persyaratan utama bagi pertumbuhan pesat negara itu.
Sebenarnya, New Delhi memang telah berulang kali menekankan tujuan nan lebih besar untuk menginternasionalkan rupee, mendorong lembaga-lembaganya untuk membangun prasarana nan memungkinkan perdagangan dan penyelesaian mata duit di luar pasangan dolar-rupee. Guncangan akibat nilai minyak dan mata duit Timur Tengah juga menjadi dasar lain.
"Hal ini krusial lantaran India adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi nan pesat dibandingkan negara lain," kata Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Sanjay Malhotra pada Kongres Keuangan Bank Rusia, sebagaimana dikutip laman RT, Jumat (3/7/2026).
"Peningkatan transaksi dalam mata duit rupee bakal membantu New Delhi menjadi lebih terisolasi dari guncangan mata duit dan memperluas keranjang perdagangannya dengan memfasilitasi perdagangan dengan negara-negara nan terkena hukuman AS," tambahnya laman tersebut tetap merujuk Malhotra.
India sendiri memperkirakan perdagangan rupee bakal menjadi lebih umum di tahun-tahun mendatang lantaran beberapa negara, termasuk beberapa negara di Afrika, telah menyatakan minatnya untuk membangun sistem pembayaran menggunakan mata duit India. Sebelumnya, September tahun lalu, Malhotra mendesak Clearing Corporation of India, untuk memperkuat penawarannya bagi penanammodal ritel dalam kurs asing dan surat berbobot pemerintah.
Khusus dengan Rusia, kedua negara telah berupaya menemukan metode pengganti untuk melakukan transaksi setelah metode tersebut dihapus dari sistem pesan finansial SWIFT. Dengan mitranya dari Rusia, Elvira Nabiullina, Malhotra mengatakan penargetan inflasi negara Asia Selatan telah membantu menurunkan rata-rata inflasi.
Sementara itu, dalam tinjauan bulan Maret, pemerintah India mempertahankan sasaran inflasi ritel sebesar 4%. Inflasi ritel India mencapai 3,93% pada bulan Mei, dan perekonomian tumbuh sebesar 7,8% tahun-ke-tahun pada kuartal nan berhujung pada bulan Maret.
(tps/sef)
Addsource on Google

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·