loading...
Wamenlu RI Arrmanatha Nasir di Markas Besar PBB di New York menyerukan agar DK PBB memperkuat upaya pencegahan bentrok serta menjadikan organisasi area sebagai mitra utama dalam perdamaian. Foto/Ist
JAKARTA - Indonesia menyerukan agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB ) memperkuat upaya pencegahan bentrok serta menjadikan organisasi area sebagai mitra utama dalam perdamaian. Seruan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir pada Open Debate DK PBB mengenai penyelesaian sengketa secara tenteram di Markas Besar PBB di New York.
Dalam pernyataannya, Wamenlu Tata menyoroti bahwa DK PBB tetap terlalu sering bertindak setelah ketegangan meningkat, sehingga instrumen nan tersedia lebih banyak digunakan untuk merespons bentrok daripada mencegahnya.
Baca juga: Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya dialog, mediasi, pemeliharaan perdamaian, hingga pemulihan pascakonflik sebagai satu kesatuan proses nan berkesinambungan dalam membina perdamaian. Dalam konteks tersebut, Indonesia juga mendorong pelibatan wanita dan pemuda sebagai mitra dalam bina damai.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·