Indonesia Emas dan Pendidikan Tinggi Bermutu

6 jam yang lalu 7
Indonesia Emas dan Pendidikan Tinggi Bermutu (MI/Seno)

DI antara petunjuk kemerdekaan nan kudu terus diperjuangkan hingga sekarang adalah mewujudkan janji mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Indonesia emas 2045 bakal menjadi momentum nasional dengan Indonesia nan maju dan berkepanjangan telah terwujud. Berbagai agenda strategis telah dilaksanakan, dari transformasi ekonomi, ketahanan pangan dan energi, hilirasi dan digitalisasi, hingga pembangunan prasarana nan merata.

Semua agenda pembangunan bentuk tersebut tentu krusial bagi kemajuan nasional. Namun, ada agenda nan tidak boleh luput dari perhatian publik, ialah pendidikan tinggi bermutu. Investasi pada penguatan mutu pendidikan tinggi sesungguhnya bukan sekadar investasi pada lembaga pendidikan, melainkan juga investasi bagi masa depan Indonesia. Jalan raya mungkin mempercepat mobilitas, pelabuhan memperlancar perdagangan, dan jaringan digital memperluas akses informasi. Namun, hanya pendidikan tinggi nan bisa menghasilkan talenta unggul, pengetahuan pengetahuan dan teknologi baru, serta penemuan nan menentukan arah masa depan bangsa.

PENGUNGKIT PEMBANGUNAN

Dalam diskursus pembangunan, pendidikan tetap sering dipandang sebagai sektor nan mengonsumsi anggaran. Cara pandang tersebut perlu diperluas. Di era ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge economy), pendidikan tinggi merupakan investasi produktif nan menghasilkan faedah ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Teori human capital menjelaskan bahwa investasi pada pendidikan meningkatkan produktivitas perseorangan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi (Becker, 1964). Gagasan itu kemudian diperkuat teori endogenous growth nan menunjukkan pengetahuan, inovasi, dan teknologi merupakan mesin utama pertumbuhan ekonomi modern (Romer, 1994). Dengan kata lain, kemajuan suatu bangsa tidak lagi hanya ditentukan besarnya investasi fisik, tetapi juga oleh keahlian menghasilkan dan memanfaatkan pengetahuan.

Pandangan tersebut tecermin pada beragam laporan internasional. OECD secara konsisten menunjukkan negara dengan mutu pendidikan tinggi dan kapabilitas riset nan kuat condong mempunyai produktivitas dan daya saing ekonomi nan lebih tinggi. Sementara itu, UNESCO menempatkan perguruan tinggi sebagai tokoh krusial dalam menghasilkan pengetahuan pengetahuan, inovasi, dan solusi untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Hal itu menjelaskan investasi pada pendidikan tinggi bukanlah beban pembangunan, melainkan pengungkit pembangunan.

PENGGERAK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Perguruan tinggi berpotensi menjadi tokoh krusial penggerak pembangunan berkelanjutan. nan dihasilkan perguruan tinggi bukan hanya lulusan, melainkan juga pengetahuan, teknologi, kebijakan, penemuan sosial, serta solusi atas beragam persoalan. Ketahanan pangan memerlukan riset pertanian dan teknologi pangan. Pelayanan kesehatan berjuntai pada mutu pendidikan master dan tenaga kesehatan. Transisi daya memerlukan penemuan di bagian daya baru terbarukan. Transformasi industri memerlukan insinyur dan wirausahawan nan bisa menciptakan nilai tambah. Semua itu bermulai dari perguruan tinggi.

Namun, keahlian perguruan tinggi sebagai tokoh krusial pembangunan hanya dapat diwujudkan andaikan mutu menjadi orientasi utama. Perluasan akses tentu krusial sebagai bagian dari pemerataan kesempatan belajar, tetapi akses tanpa mutu bakal susah menghasilkan daya saing. nan dibutuhkan Indonesia bukan hanya semakin banyak lulusan pendidikan tinggi, melainkan juga semakin banyak lulusan nan bisa menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

INVESTASI BERSAMA 

Mewujudkan pendidikan tinggi berbobot tidak dapat menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Pengalaman beragam negara menunjukkan perguruan tinggi unggul tumbuh dalam ekosistem nan melibatkan banyak pemangku kepentingan sehingga upaya mewujudkan pendidikan tinggi berbobot sesungguhnya memerlukan investasi bersama.

Pemerintah mempunyai peran strategis sebagai regulator, fasilitator, dan penanammodal utama dalam memastikan tersedianya sistem pendidikan tinggi bermutu. Namun, penguatan mutu perguruan tinggi juga memerlukan partisipasi aktif bumi upaya dan industri, pemerintah daerah, organisasi profesi, alumni, masyarakat, hingga mitra internasional.

Dunia upaya dan industri dapat berkontribusi melalui riset bersama, penyediaan beasiswa, program magang, laboratorium terapan, dan pendanaan inovasi. Alumni dapat memperkuat jejaring, membuka kesempatan kolaborasi, dan mendukung pengembangan almamater. Pemerintah wilayah dapat menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan persoalan pembangunan di wilayahnya. Masyarakat juga mempunyai peran krusial dengan menumbuhkan budaya nan menghargai pengetahuan pengetahuan, integritas akademik, dan inovasi.

Semakin luas partisipasi nan terbangun, semakin kuat pula ekosistem pendidikan tinggi Indonesia. Dengan demikian, investasi pada pendidikan tinggi berbobot tidak semata dimaknai sebagai peningkatan anggaran, tetapi juga sebagai penguatan ekosistem nan memungkinkan perguruan tinggi berkembang menjadi pusat pembelajaran, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat nan berdampak.

FONDASI INDONESIA EMAS 2045

Indonesia mempunyai kesempatan besar memanfaatkan bingkisan demografi untuk menjadi negara maju. Namun, sejarah menunjukkan bingkisan demografi hanya menjadi berkah andaikan ditopang talenta nan unggul. Di tengah disrupsi teknologi, perkembangan kepintaran artifisial, perubahan iklim, dan persaingan ekonomi global, kelebihan suatu bangsa semakin ditentukan keahlian berinovasi. Kuncinya ada pada pendidikan tinggi nan bermutu.

Karena itu, investasi pada pendidikan tinggi nan berbobot bukan hanya tentang kampus, dosen, alias mahasiswa. Itu adalah investasi untuk melahirkan pembimbing nan mencerdaskan generasi, master nan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, intelektual nan menemukan teknologi baru, dan wirausahawan nan menciptakan lapangan kerja. Investasi pendidikan tinggi berbobot juga berarti investasi dalam melahirkan pemimpin nan bisa membawa Indonesia sukses menaklukan tantangan zaman.

Ke depan, keberhasilan Indonesia tidak hanya diukur dari banyaknya prasarana nan dibangun, tetapi juga dari keahlian bangsa ini membangun ekosistem pengetahuan nan melahirkan penemuan berkelanjutan. Pendidikan tinggi berbobot merupakan jantung dari ekosistem tersebut. Mewujudkannya memerlukan komitmen bersama. Ketika semua komponen bangsa berinvestasi untuk pendidikan tinggi bermutu, sesungguhnya bibit Indonesia nan maju, berkekuatan saing, dan berkepanjangan sedang ditanam. Itu berfaedah fondasi kokoh bagi Indonesia emas 2045 sedang dibangun. Semoga!

Selengkapnya