Iran Ancam Inggris soal Dukungan Militer AS

1 jam yang lalu 4
Iran Ancam Inggris soal Dukungan Militer AS Ilustrasi(Al Jazeera)

IRAN melayangkan peringatan keras kepada Inggris atas akibat mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan udara Inggris untuk melancarkan serangan ke wilayah Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa setiap negara nan memfasilitasi alias terlibat dalam agresi militer terhadap kedaulatan Teheran kudu siap menanggung akibat norma dan keamanannya.

"Iran berkomitmen penuh untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, kepentingan nasional, dan keamanan dari segala corak agresi. Setiap negara nan menjadi pihak dalam agresi militer terhadap Iran bakal bertanggung jawab atas konsekuensinya," tulis pernyataan resmi Kemlu Iran, Kamis (23/7).

Teheran mengecam keras sikap London dan menilai kebijakan nan memberi lampu hijau bagi operasional pesawat tempur AS di pangkalan Inggris tersebut telah melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebelumnya, laporan Bloomberg mengungkapkan Perdana Menteri Inggris mengizinkan militer AS memanfaatkan pangkalan udara Inggris untuk mendukung tindakan nan diklaim Washington sebagai "serangan defensif" terhadap Iran.

Situasi di area Timur Tengah kembali memanas setelah gencatan senjata nan sempat disepakati pada 18 Juni lampau kandas. Pasukan AS nan tergabung dalam Komando Pusat (CENTCOM) kembali memborbardir sejumlah wilayah Iran. CENTCOM menyatakan operasi militer tersebut merupakan jawaban atas tindakan Iran nan menargetkan kapal-kapal niaga di Selat Hormuz.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan jawaban ke beragam pangkalan militer AS di Timur Tengah. Eskalasi ini memicu otoritas AS menyatakan bahwa kesepakatan penghentian bentrok antarkedua negara resmi berakhir.

(Ant/Sputnik/RIA Novosti/P-4)

Selengkapnya