Iran Kembali Ngamuk ke Negara Teluk: Luncurkan Drone-Tembak Apartemen

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Meski tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut, kerusakan pada bagian dalam dan luar bangunan.

Kondisi usai serangan drone Iran, di Muharraq, Bahrain, MInggu (28/6/2026). (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS )

Personel pertahanan sipil dan pengamanan Bahrain bekerja di sebuah gedung tempat tinggal nan terkena serangan drone Iran di Muharraq, Bahrain, Minggu (28/6/2026). (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS )

Kondisi usai serangan drone Iran, di Muharraq, Bahrain, MInggu (28/6/2026). (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS )

Meski tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut, kerusakan pada bagian dalam dan luar bangunan. (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS)

Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan rudal dan drone dalam operasi campuran nan menargetkan situs militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai tanggapan atas serangan AS baru-baru ini terhadap Iran. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Melansir dari Ruters, IIran meluncurkan rudal dan drone ke situs militer AS di Kuwait dan Bahrain pada Minggu pagi, tak lama setelah Presiden AS Donald Trump menakut-nakuti bakal melenyapkan kepemimpinan Iran jika mereka tidak mematuhi perjanjian sementara untuk mengakhiri perang mereka. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Kondisi usai serangan drone Iran, di Muharraq, Bahrain, MInggu (28/6/2026). (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS )

Atas kejadian ini, Bahrain mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sesi darurat guna meminta pertanggungjawaban Iran setelah serangan tersebut. (Bahrain Police Media/Handout via REUTERS)

Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan rudal dan drone dalam operasi campuran nan menargetkan situs militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai tanggapan atas serangan AS baru-baru ini terhadap Iran. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Bencana militer ini pecah tepat seminggu setelah Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman (MOU) nan ditujukan untuk menyusun kesepakatan tenteram permanen setelah berbulan-bulan terlibat perang terbuka. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya