Jaksa Agung Lantik Kuntadi Jadi Jampidsus Baru

3 jam yang lalu 3

Kuntadi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada Januari 1970. Dia memulai pekerjaan di Kejagung pada 1996.

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep Mulyana,  Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Reda Manthovani, dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi memberi salam komando saat konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep Mulyana, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Reda Manthovani, dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi memberi salam komando saat konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Konferensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep Mulyana dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Konferensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jaksa Agung  ST Burhanuddin melantik sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, sejumlah pejabat nan datang dalam keterangan pers Wakil Jaksa Agung Asep Mulyana, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani, serta Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Kuntadi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada Januari 1970. Dia memulai pekerjaan di Kejagung pada 1996. Sejumlah posisi strategis pernah diemban Kuntadi. Posisinya di Kejagung mulai merangkak saat dipercaya sebagai Kasubdit Pemantauan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen pada 2017. (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Kuntadi kemudian ditunjuk menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Nama Kuntadi makin dikenal saat dia bekerja sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung pada 2022. (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Kuntadi saat itu ikut mengungkap beragam kasus korupsi nan menjadi perhatian publik. Salah satunya adalah kasus korupsi proyek nan merugikan negara Rp 8 triliun dan menjerat 16 tersangka. Satu tersangkanya adalah mantan Menkominfo Johnny G Plate. (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), Kuntadi dalam konvensi pers usai pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Kuntadi juga memimpin investigasi kasus korupsi di lingkungan PT Timah Tbk, nan merugikan negara hingga Rp 300 triliun. Kasus itu mendapat sorotan publik lantaran kerugian negara nan besar dan menyeret nama tenar, seperti Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi, sebagai salah satu tersangka. (CNBC Indonesia/Muhmmad Sabki)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya