Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah

21 jam yang lalu 3

loading...

Jaksa Agung ST Burhanuddin memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas peristiwa norma nan menggemparkan publik dalam kasus nan menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. FOTO/ISTIMEWA

JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas peristiwa norma nan menggemparkan publik dalam kasus nan menjerat eks Jampidsus. Dia menyebut, peristiwa tersebut jadi momentum bagi lembaganya untuk lebih berbenah lagi, terutama dalam memperkuat sistem kontrol dan pengawasan internal.

"Selaku pimpinan, saya minta maaf atas peristiwa ini. Biarlah kebenaran norma kelak nan bakal membuktikan. Tapi bagi kami, ini jadi pelajaran sekaligus momen untuk membenahi diri," kata Burhanuddin dalam keterangannya dikutip, Minggu (26/7/2026).

ST Burhanuddin menyadari peristiwa tersebut jadi ujian berat bagi kejaksaan agung dan jejeran lembaga kejaksaan. Namun tak mau larut terlalu dalam, dia membujuk segenap jejeran adhyaksa agar tetap konsentrasi menjalankan tugas dan tanggung jawab penegakan hukum.

Jaksa Agung minta jajarannya untuk menjadikan peristiwa itu sebagai pelecut semangat dalam meningkatkan keahlian serta memenuhi angan masyarakat. "Kita lalui ujian dan ujian ini. Jadikanlah momen ini untuk memenuhi angan rakyat, menghadirkan keadilan, mengusut dan menuntaskan penanganan kasus-kasus korupsi," katanya.

Burhanuddin tak menampik adanya opini sebagian masyarakat nan meragukan penanganan kasus Febrie oleh Kejagung. Namun dia berkomitmen serta memastikan penanganan kasus itu dilakukan secara transparan, profesional, dan adil.

Selengkapnya