Jules Kounde Bidik Kemenangan atas Spanyol sebagai Kado Hari Nasional Prancis

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Jules Kounde Bidik Kemenangan atas Spanyol sebagai Kado Hari Nasional Prancis Jules Kounde(Dok AFP)

BEK tim nasional Prancis, Jules Kounde, berkeinginan menghadirkan bingkisan spesial bagi negaranya dengan mengalahkan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berjalan bertepatan dengan peringatan Hari Nasional Prancis alias Bastille Day nan jatuh pada 14 Juli.

Duel Prancis kontra Spanyol dijadwalkan berjalan di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa (14/7) waktu setempat alias Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.

Kounde menegaskan bahwa seluruh skuad Les Bleus mempunyai tekad besar untuk membalas support luar biasa nan diberikan masyarakat Prancis sepanjang turnamen.

"Kami betul-betul mau membikin seluruh rakyat Prancis bangga. Sejak awal perjalanan ini kami menyadari besarnya support nan kami terima. Kami bisa merasakan antusiasme nan mengelilingi tim, dan itu sangat berfaedah bagi kami," kata Kounde, dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa (14/7).

Laga melawan Spanyol juga menjadi semifinal Piala Dunia kedua nan dijalani Kounde. Sebelumnya, pada jenis 2022, dia turut membawa Prancis menyingkirkan Maroko dengan kemenangan 2-0 untuk melaju ke partai final.

Pemain berumur 27 tahun itu memahami tekanan besar nan selalu menyertai pertandingan semifinal. Meski demikian, dia berambisi Prancis bisa mengakhiri laga dengan hasil nan membahagiakan.

"Di luar itu, ini tetaplah semifinal Piala Dunia dengan taruhan nan sangat besar. Itu saja sudah menjadi sumber motivasi nan luar biasa. Kami hanya berambisi semuanya bakal berhujung dengan sebuah seremoni nan indah," ucap pemilik 54 caps untuk Les Bleus tersebut.

Di sisi lain, gelandang Prancis Adrien Rabiot menilai timnya tidak boleh hanya terpaku pada sosok Lamine Yamal saat menghadapi Spanyol. Menurutnya, kekuatan La Roja terletak pada kolektivitas permainan sehingga seluruh pemain kudu mendapat perhatian.

"Kami konsentrasi menghadapi tim Spanyol secara keseluruhan, bukan hanya satu pemain. Kami tahu mereka rawan di semua area permainan, baik melalui Yamal, para pemain depan mereka, penguasaan bola, keahlian menyerang di ruang sempit dekat kotak penalti, maupun kombinasi permainan mereka," kata Rabiot.

Prancis memerlukan performa terbaik di semua lini jika mau menyingkirkan tim didikan Luis de la Fuente dan mengamankan tiket menuju final Piala Dunia 2026. (Ant/E-4)

Selengkapnya