ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Prancis mendapat sirine ancaman di tengah ambisi mereka menjuarai Piala Dunia 2026. Tiga pilar krusial Les Bleus sekarang berada di bawah bayang-bayang ancaman skorsing akumulasi kartu.
Michael Olise, Bradley Barcola, dan Manu Kone terancam tidakhadir di babak semifinal umpama kembali menerima kartu kuning di laga berikutnya. Namun, skenario jelek itu baru bakal menjadi realita dengan syarat Prancis bisa melewati adangan Maroko di babak perempat final.
Laga krusial babak 8 besar antara Prancis kontra Maroko dijadwalkan berjalan pada Kamis (9/7) alias Jumat (10/7) awal hari WIB. Duel ini dipastikan bakal menguras bentuk dan emosi demi mengamankan tiket ke 4 besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi pelik ini merupakan buntut dari laga panas melawan Paraguay di babak 16 besar melangkah sangat keras. Ketiga pemain Prancis tersebut terpaksa mengantongi kartu kuning akibat mencoba meredam permainan kasar diperagakan tim lawan.
Sepanjang laga, skuad Paraguay kerap menerapkan strategi provokatif serta pelanggaran keras disengaja untuk merusak ritme permainan Prancis.

Kondisi ini diperparah oleh kepemimpinan wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev nan dinilai terlalu permisif lantaran tidak memberikan satu pun kartu kuning untuk pemain Paraguay.
Beruntung bagi Prancis, mereka sukses keluar sebagai pemenang berkah gol penalti Kylian Mbappe usai Desire Doue dilanggar pemain La Albirroja di kotak terlarang.
Namun masalahnya, jika pembimbing Prancis Didier Deschamps tetap memaksakan ketiganya tampil melawan Maroko, akibat kehilangan mereka di semifinal sangat besar.
(afr/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 hari yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·