Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau

5 hari yang lalu 10
Karhutla Landa 10 Hektare Lahan Gambut di Bagan Puncak Rokan Hilir Riau Ilustrasi(Dok Istimewa)

SITUASI kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus meluas. Kali ini, sekitar seluas 10 hektare lahan gambut di Kepenghuluan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, gosong terbakar. Sedangkan kondisi Karhutla di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, seluas 7,5 hektare telah sukses dipadamkan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi lapangan belum memungkinkan pemadaman dihentikan lantaran tetap terdapat api nan aktif.

"Pemadaman hari kedua di Bagan Punak belum selesai. Api tetap memperkuat sehingga operasi bakal kembali dilanjutkan berbareng seluruh pihak nan terlibat," ujar Ferdian, Kamis (16/7).

Dijelaskannya, operasi pemadaman di letak dilakukan oleh tim campuran baik dari darat dan udara. Tim nan menangani diantaranya satu regu Manggala Agni Daops Dumai berbareng TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur mengenai lainnya.

Adapun tantangan terbesar bukan hanya luas area nan terbakar, tetapi juga kondisi vegetasi nan mudah terbakar dan cuaca nan kurang bersahabat.

"Di lokasi, bahan bakar berupa semak dan vegetasi kering sangat melimpah. Ditambah lagi tiupan angin cukup kencang sehingga api mudah beranjak dan menyulitkan proses pengendalian. Kondisi seperti ini membikin personel kudu bekerja lebih ekstra," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah memetakan kondisi lapangan melalui aktivitas size up untuk menentukan strategi pemadaman. Seluruh personel difokuskan melakukan pemadaman langsung pada titik-titik api sekaligus menjaga agar kobaran tidak meluas ke area di sekitarnya.

Operasi juga dilakukan di wilayah perbantuan water bombing sehingga koordinasi antar lembaga menjadi bagian krusial dalam penyelenggaraan pemadaman. Saat ini, potensi penyebaran api tetap cukup tinggi akibat embusan angin dan banyaknya material mudah terbakar di lokasi. 

Sementara aktivitas pemadaman Karhutla di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, Riau, telah sukses clear selesai alias dituntaskan.

"Pada hari ketiga, tim Manggala Agni Daops Dumai berbareng para pihak sukses menuntaskan operasi pemadaman di Sungai Segajah Jaya. Seluruh area seluas sekitar 7,5 hektare telah dipastikan padam sehingga operasi di letak dinyatakan selesai," jelasnya.

Selama operasi, lanjutnya, satu regu Manggala Agni Daops Dumai bekerja berbareng personel TNI, Polri, BPBD Rokan Hilir, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat sekitar. Kolaborasi lintas lembaga tersebut dinilai menjadi aspek krusial dalam mempercepat pengendalian kebakaran.

Ia menerangkan, meskipun api telah sukses dipadamkan, proses penanganan dilakukan secara berjenjang dengan pembasahan menyeluruh lantaran karakter lahan gambut nan memungkinkan bara api memperkuat di bawah permukaan tanah.

"Penanganan di lahan gambut memang tidak cukup hanya memadamkan api nan terlihat. Kami memastikan pendinginan dilakukan secara menyeluruh hingga tidak ada lagi bara nan berpotensi memicu kebakaran kembali. Dengan demikian, status letak sekarang dinyatakan tuntas padam," ujarnya.

Pada pemadaman tersebut, tim memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar letak dengan support sejumlah peralatan pemadaman, termasuk mesin ministreker, mesin Z Power, dan pemantauan menggunakan drone untuk memastikan tidak ada titik api baru nan muncul.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat nan terlibat," ujarnya.

Menurutnya, sinergi nan baik menjadi kunci sehingga Karhutla dapat dikendalikan dengan sigap dan tidak meluas.

"Meski operasi telah selesai, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan lantaran kondisi musim kemarau tetap berpotensi meningkatkan resiko Karhutla," pungkasnya.(H-2)

Selengkapnya